Selasa, 19 Februari 2019

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Menguat, Hal Ini Diyakini Kesepakatan Perang Dagang AS-China


Nilai tukar rupiah pada Selasa ini (19/2/2019) diprediksi akan menguat dipicu keyakinan tercapainya kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Ekonom dari Samuel Sekuritas Ahmad Mikail di Jakarta, mengatakan dolar melemah terhadap hampir semua mata uang kuat utama dunia terutama euro dan dolar Australia. Hal tersebut didorong oleh pernyataan keyakinan investor bahwa perjanjian perdagangan akan tercapai antara AS dan China.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik 5 Hari Berturut-Turut, Ini Sebabnya

“Rupiah kemungkinan terkena imbas positif dari kenaikan dolar Australia dan yen terhada dolar AS tersebut,” ujar Ahmad, dilansir dari Antara.

Perbincangan kesepakatan dagang antara AS dan China memang masih akan berlanjut dengan pertemuan di Washington pada pekan ini. Optimisme kembali bangkit dengan pernyataan kedua belah pihak yang mengutarakan hal serupa mengenai konsensus dan produktifitas.

Baca Juga: Naik 3 Ribu Rupiah, Hari Ini Emas Antam Dibanderol Rp 674.000/Gram

Ahmad memperkirakan pada hari ini rupiah kemungkinan menguat ke angka Rp14.080 hingga Rp14.115 per dolar AS.

Hingga pukul 10.13 WIB, nilai tukar rupiah masih bergerak melemah 13 poin menjadi Rp14.120 per dolar AS. Dibanding posisi sebelumnya Rp14.107 per dolar AS. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan rupiah melemah menjadi Rp14.119 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.106 per dolar AS.

BACAAN TERKAIT