OLX Autos: Bisnis Mobil Bekas Mulai Pulih, Ini Penyebabnya

  • Bagikan

Finroll.com, JAKARTA – Kebijakan pemerintah yang membolehkan mudik di hari raya Idulfitri berdampak pada penjualan mobil bekas. Di platform OLX Autos, masyarakat yang beli kendaraan selama bulan Ramadan tumbuh 30 persen.

Director Classified and New Business OLX Autos Indonesia Agung Iskandar mengatakan bahwa capaian tersebut hampir mendekati era sebelum pandemi.

Pada 2019, permintaan mobil bekas tumbuh 35 persen. Setahun kemudian saat Covid-19 melanda Indonesia, pembelian turun antara 4 persen sampai 10 persen.

Permintaan mobil bekas di OLX Autos pada Ramadan mulai tumbuh setelahnya. Pada 2021 naik 10 persen dan tahun ini 30 persen.

“Ini adalah antusiasme festive season, yaitu Ramadan dan Jelang Lebaran yang luar biasa dan tentunya sangat berpengaruh pada kinerja penjualan kami,” katanya di Jakarta, Rabu (25/5/2022).

Dilihat dari jenisnya, mobil bekas tipe multiguna (MPV) masih menjadi yang favorit. Di saat yang sama, jenis sport utility vehicle (SUV) makin banyak peminatnya.

Hal tersebut terlihat pada 2019. Sebanyak 52 persen dari transaksi di OLX Autos adalah MPV. Terbesar selanjutnya adalah SUV 25 persen, hatchback 11 persen, LCGC 9 persen, dan sedan 3 persen.

Tahun ini, penjualan selama Ramadan masih didominasi MPV meski persentasenya turun, yakni 44 persen. Lalu, SUV naik jadi 31 persen, LCGC 11 persen, hatchback 10 persen, dan sedan 4 persen.

Director Marketing OLX Autos Indonesia Sandy Maulana mengatakan bahwa kelebihan membeli mobil di platform-nya adalah pilihan mobil yang beragam. Diklaimnya ada lebih 2.000 mobil bekas berkualitas.

Lalu, cicilan mobil bekas di OLX Autos mulai dari Rp1 jutaan sehingga masyarakat, khususnya para milenial yang saat ini sudah mulai Sumber dunia kerja bisa tetap mempunyai manajemen keuangan yang baik namun tetap dapat memiliki mobil bekas berkualitas.

“Hal ini karena OLX Autos memahami bahwa konsumen masih membutuhkan mobil sebagai moda transportasi utama untuk fleksibilitas bertransportasi yang lebih aman,” jelas Sandy.



Sumber / Bisnis.com
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->