[gtranslate]

Pabrik Piaggio di Cikarang Punya Kapasitas Produksi 10.000 Unit per Tahun

  • Share

Finroll.com, JAKARTA – PT Piaggio Indonesia resmi membuka pabrik pertamanya di Indonesia yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Kapasitas produksinya bisa mencapai puluhan ribu per tahun.

“Di pabrik ini [Cikarang] Piaggio Group memiliki kapasitas sebesar 10.000 unit per tahun,” ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam kunjungannya ke pabrik baru Piaggio Group, Rabu (23/11/2022).

Lebih lanjut, Agus menuturkan bahwa Piaggio Group juga akan menambah nilai investasinya di Indonesia. Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian akan mengawal perusahaan sepeda motor asal Italia ini untuk bisa menetap di Indonesia.

“Itu menjadi hal yang positif bagi kita karena pemerintah akan terus-menerus mengawal dan memberikan pelayanan kepada Vespa khususnya Piaggio Group untuk bisa sukses di Indonesia,” terangnya.

Sementara itu, Public Relations Manager PT Piaggio Indonesia Ayu Hapsari mengatakan, untuk saat ini pabrik Piaggio di Cikarang bisa  menghasilkan 40 unit kendaraan per harinya.

Ayu menambahkan, kualitas produk di Pabrik Cikarang ini memiliki standar yang sama dengan Piaggio Global. Sebab, selain dari pasokan bahan yang sama, SDM di pabrik ini sudah menjalani pelatihan agar sesuai dengan standar global.

“Pabrik ini juga sudah memiliki standar Piaggio Global, yang artinya kualitas produk di sini sangat persis dengan dengan keluaran Piaggio Global dan juga tidak hanya equipment-nya yang standar, mekaniknya juga sudah menjalani pelatihan yang sesuai dengan standar global,” ujar Ayu.

Pada tahap awal, pabrik ini mulai beroperasi dengan memproduksi skuter Vespa terlebih dahulu. Untuk produk lain dari Piaggio Group, seperti Aprilia dan Moto Guzzi akan diproduksi di masa mendatang.

Adapun, pabrik di Cikarang ini menjadi pabrik ketiga Piaggio yang beroperasi di kawasan Asia, setelah Vinh Phuc di Vietnam dan Foshan di Tiongkok.

Pabrik terbaru Piaggio Group memiliki luas sebesar enam hektare dengan menelan investasi sebanyak US$20 juta atau setara Rp313,6 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



  • Share

Leave a Reply

-->