Selasa, 2 Maret 2021

Kinerja Perbankan Syariah Dinilai Lebih Baik Dibandingkan Bank Konvensional


Perbankan Syariah

Industri perbankan syariah masih menunjukkan kinerja yang positif di tengah pandemi Covid-19. Ini terefleksikan dengan masih tumbuhnya perbankan syariah nasional.

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengatakan, pada Juni 2020, total aset perbankan syariah tumbuh 9,22 persen secara tahunan menjadi Rp 545,4 triliun. Realisasi itu lebih tinggi dibandingkan perbankan konvensional yang hanya tumbuh 4,89 persen.

Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional

Secara pelayanan, bank konvensional dan syariah sesungguhnya memiliki kesamaan transaksi. Meski begitu tetap ada beberapa perbedaan mendasar yang menjadi pertimbangan masyarakat untuk memilih antara bank konvensional ataupun syariah.

  1. Sistem Keuntungan
    Pada bank konvensional, prosentase bunga didasarkan pada besarnya simpanan atau pinjaman yang dimiliki nasabah.
    Sedangkan bank syariah tidak mengenal istilah bunga melainkan prinsip untung rugi yang besarannya tetap, tidak dipengaruhi inflasi melainkan keuntungan proyek. Jika tidak ada keuntungan maka kerugian akan ditanggung bersama.
  2. Pola Hubungan
    Bank konvensional akan menempatkan dirinya sebagai debitur kapada nasabah yang bertindak sebagai kreditur.
    Sedang bank syariah mengenal 4 pola yakni kemitraan, penjual-pembeli, sewa menyewa serta debitur kreditur dalam artian pemegang ekuitas.
  3. Orientasi
    Bank konvensional tidak berorientasi pada ajaran agama manapun karena berfokus pada keuntungan duniawi.
    Sedangkan bank syariah berorientasi pada sistem ekonomi islam yang berpedoman pada keuntungan dunia yaitu profit dan keuntungan akhirat atau falah
  4. Pengawas
    Bank Syariah berjalan dibawah dewan pengawas khusus yakni Dewan Pengawas Syariah (DPS) sedangkan selama ini bank konvensional tidak memiliki dewan pengawas khusus.

Perbedaan bank syariah dan bank konvensional tersebut baiknya diketahui agar dapat dijadikan pertimbangan dalam memilih sarana keuangan yang sesuai dengan prinsip Anda

Kinerja Perbankan Syariah

Terlihat perbankan syariah masih menunjukkan perkembangan kinerja yang relatif lebih baik dibandingkan perbankan konvensional di tengah Covid-19. Pertumbuhan kinerja perbankan syariah di tengah pandemi utamanya didorong oleh 3 hal. Pertama, meningkatnya kesadaran gaya hidup halal. Ditunjukan oleh munculnya beberapa komunitas.

Kemudian, adanya dukungan dari pemerintah terhadap keuangan syariah, yang terefleksikan dengan pembentukan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) hingga pembangunan infrastruktur penunjang industri halal. Ketiga adalah adanya perkembangan teknologi digital.

Sumber : https://money.kompas.com/

BACAAN TERKAIT