Selasa, 29 Desember 2020

Tak Ada yang Tahu Ini Alasan Muhammadiyah Mau Bikin Bank Syariah Sendiri


Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menarik dana dari bank BUMN hasil merger, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Kini, muncul wacana Muhammadiyah mau bikin bank syariah sendiri.

Anggota Tim 20 Inisiator Bank Syariah Muhammadiyah, Arifuddin menyebut, mayoritas warga Muhammadiyah ingin ada bank syariah khusus. Dia yakin pembentukan bank itu dapat diwujudkan sehingga dana amal usaha dan Persyarikatan yang ditempatkan di BSI bisa ditarik.

Baca Juga : Peduli Covid-19, Bank Syariah Mandiri Cililitan Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Warga Sekitar

“Tiadanya Bank Syariah Muhammadiyah selama ini menjadikan Muhammadiyah tak bisa menikmati pemanfaatan yang lebih banyak dari dana dana yang diparkir di lembaga keuangan lain,” katanya, Jumat (25/12/2020). Menurut Arifuddin, kehadiran Bank Syariah Muhammadiah merupakan keniscayaan yang harus diwujudkan karena bisa berperan sebagai pusat keuangan salah satu organisasi Islam terbesar di Tanah Air itu. Hal tersebut selaras dengan penerjamahan ekonomi sebagai pilar ketiga Muhammadiyah yang dicanangkan dalam Muktamar ke-47 Makassar pada 2015 silam.

Apalagi, kata Arifuddin, 90 persen warga Muhammadiyah sepakat dengan pembentukan bank syariah sendiri. Nantinya, wacana ini akan disampaikan dalam Muktamar ke-48 Muhammadiyah yang digelar di Solo, Jawa Tengah pada tahun depan.

Arifuddin mengakui PP Muhammadiyah sejauh ini belum mewacanakan bank syariah. Namun, ormas tersebut akan menarik dana di BSI lantaran tidak optimal dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan yang memiliki spirit Al-Qur’an, terutama surat Al-Maun seperti yang dijalani oleh Muhammadiyah.

BACAAN TERKAIT