Senin, 10 Desember 2018

Jeda Siang Sesi I, IHSG Masih di Zona Merah ke Level 6.096


Finroll.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pergerakan negatifnya hingga sesi I siang ini. IHSG sesi I ditutup turun 29,4 poin (0,48%) ke level 6.096.

Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) siang ini berada di level Rp 14.524.

Pada perdagangan pre opening, IHSG melemah 23,25 poin (0,38%) ke 6.103,09. Indeks LQ45 turun 9,510 (0,59%) ke 971,786.

Membuka perdagangan, Senin (10/12/2018), IHSG melanjutkan pelemahan 24,73 poin (0,43%) ke 6.100.65. Indeks LQ45 juga melemah 5,5 poin (0,57%) ke 972,642.

Pada pukul 09.05 JHTS, IHSG masih melanjutkan pelemahan dengan turun 12,3 poin (0,2%) ke level 6.113. Sedangkan indeks LQ45 turun 2,18 poin (0,21%) ke level 975,536.

Hingga sesi I, IHSG masih betah di zona merah. IHSG turun 29,40 poin (0,48%) ke 6.096,94 dan indeks LQ45 turun 5,04 poin (0,52%) ke level 972,545.

Sementara itu, bursa saham US ditutup menurun pada hari Jumat lalu di mana dorongan dari data ekonomi terkait pekerjaan lebih lemah dibandingkan ekspektasi dan hubungan China – US kembali memanas walau sudah ada persetujuan untuk gencatan senjata.

Dengan adanya kasus tersebar atas CFO Huawei yang ditangkap maka persetujuan antara China – US mungkin saja terancam. Sedangkan data pekerjaan menambah sebanyak 155,000 pekerjaan masih cukup kuat, hanya saja ekspektasi pasar 198,000 terlalu tinggi dan memberikan sinyal peningkatan Fed Rate tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Bursa saham Asia mayoritas masih bergerak negatif siang ini. Berikut pergerakannya:

  • Indeks Hang Seng turun 2,2% ke 21.201,54
  • Indeks Komposit Shanghai turun 1,47% ke 25.679,67
  • Indeks Strait Times melemah 0,89% ke 2.582,72
  • Indeks Nikkei 225 berkurang 1,32% ke 3.070,14

Saham-saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Merck (MERK) naik Rp 1.075 ke Rp 6.475, Urban Jakarta Propertindo (URBN) naik Rp 600 ke Rp 1.800, Roda Vivatex (RDTX) naik Rp 425 ke Rp 6.150, Apexindo Pratama (APEX) naik Rp 290 ke Rp 1.740.

Jababeka industrial Estate

Saham-saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 ke Rp 20.025, Charoen Pokphand (CPIN) turun Rp 300 ke Rp 6.700, Indocement Tunggal (INTP) naik Rp 225 ke Rp 20.475, Asuransi Tugu (TUGU) turun Rp 180 ke Rp 3.160.

sumber detikfinance

BACAAN TERKAIT