Rabu, 2 Januari 2019

Menko Perekonomian Wanti-wanti Auditor dan Akuntan “Nakal”, Siapa Ya?


Finroll.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution kembali mewanti-wanti pentingnya integritas bagi pelaku pasar modal, dalam hal ini auditor dan akuntan.

Hal itu ia ungkapkan setelah pada tahun 2018 lalu terjadi sejumlah kasus yang terkait dengan auditor. Seperti kasus Kantor Akuntan Publik (KAP) yang memeriksa PT Bank Bukopin Tbk, dan KAP yang memeriksa kasus default obligasi PT Sunprima Nusantara atau SNP Finance.

“Integritas pasar modal itu first line-nya good governance. Second line-nya auditor, akuntan. Third line-nya regulator, menegakkan aturan terhadap pelanggaran di pasar modal,” ujar Darmin dalam pidato pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (2/1).

Ia menegaskan, apabila pelaku pasar tidak bisa meningkatkan integritas di pasar modal, terlebih di tengah pengaruh faktor ekonomi global, maka hal ini akan memicu penyalahgunaan dan pelanggaran makin marak.

Baca Lainnya: Wow! Sepanjang 2018 Kominfo Blokir 738 Fintech Ilegal

“Itu akan diuji, apakah pasar modal kita integritasnya baik atau tidak. Jika baik, pasar modal bukan hanya pelengkap pembiayaan tapi suatu pilihan untuk membiayai usaha di samping perbankan.” Imbuhnya.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong perusahaan kecil dan menengah bisa mendapatkan pendanaan di pasar modal. Berikut perusahaan startup.

Darmin juga mengapresiasi kebijakan BEI dan OJK yang terkait dengan suplai emiten baru di pasar modal.

Baca Lainnya: Selamat Tahun Baru Bitcoin! Apakabarnya Tahun Ini?

“Saya apresiasi OJK bersama SRO (Self Regulatory Organization), dan seluruh pemangku kepentingan, telah bekerja cepat. Beberapa kebijakan diterbitkan secara garis besar, ada ekspektasi di pasar modal sehingga perusahaan kecil dan menengah peroleh pendanaan dari pasar modal,” imbuhnya.

CIMB NIAGA

“OJK ada kebijakan yang mendukung startup, dengan mekanisme berbasis tax, equity, kebijakan tersebut bisa mengarahkan fintech kita ke arah yang lebih sehat.” sambungnya.

Sumber: CNBC Indonesia

BACAAN TERKAIT