Beyond Meat Jualan Daging via Toko Daring JD.com di China

  • Bagikan
beyond meat jualan daging via toko daring jd.com di china 60efb0c97b913.jpeg
beyond meat jualan daging via toko daring jd.com di china 60efb0c97b913.jpeg

Finroll.com – Beyond Meat menyatakan pihaknya telah meluncurkan toko daring di China pada perusahaan e-commerce JD (NASDAQ:JD.com) pada hari Kamis. Produsen daging nabati ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan di pasar daging terbesar di dunia di mana minat konsumen terhadap alternatif daging rendah.

Dikutip dari Reuters Kamis (15/07), Beyond Meat yang berbasis di AS mengatakan toko JD.com awalnya akan membantu memperluas ketersediaan produknya di empat kota besar, termasuk Beijing dan Shanghai, dan akhirnya di 300 kota di seluruh China.

Produknya saat ini terutama tersedia di China melalui kemitraannya dengan Starbucks Corp (NASDAQ:NASDAQ:SBUX), Yum China Holdings (NYSE:YUMC) Inc dan pasar Freshippo dari Alibaba (NYSE:BABA) Group Holding Ltd.

Tetapi memperluas ke segmen ritel dengan menjual di JD.com akan membantu menjangkau audiens lebih luas di negara ini, yang semakin ingin membeli makanan segar secara online.

Penjualan online makanan segar di China, yang termasuk dalam kategori produk Beyond Meat, diperkirakan mencapai 300 miliar yuan ($46,40 miliar) tahun ini, meningkat 18% dari tahun 2020, menurut konsultan iiMedia Research.

Aksi ritel langsung Beyond Meat ini mengikuti langkah serupa oleh Nestle (SIX:NESN) pada bulan Desember, yang meluncurkan berbagai burger nabati, sosis, nugget, dan hidangan yang cocok untuk masakan Cina.

Daging sapi nabati seberat 0,454 kg akan dijual dengan harga 210 yuan di toko perusahaan JD. Sebagai perbandingan, satu kg daging sapi domestik berkualitas baik berharga sekitar 140 yuan di platform makanan segar JD.

Beyond Meat juga menambahkan Beyond Pork ke penawarannya di JD.com, yang telah dibuat untuk pasar Cina yang menyukai daging babi. Perusahaan juga akan menjual bahan-bahan yang digunakan dalam memasak hidangan lokal seperti tumis, pangsit, tahu mapo, mie zhajiang dan bakso kepala singa untuk menarik konsumen Cina.

Sumber : Investing.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->