Jumat, 28 Mei 2021

Bursa Asia Bergerak Naik Pasca Rilis Data Ekonomi Optimis dari AS


Oleh Gina Lee

Finroll.com – Saham-saham di Asia Pasifik bergerak naik pada Jumat (28/05) pagi setelah Amerika Serikat mengumumkan data ekonomi yang solid dan Presiden AS Joe Biden juga dilaporkan berencana untuk mengusulkan anggaran senilai $6 triliun untuk tahun fiskal 2022.

Nikkei 225 Jepang melonjak 2,17% ke 29.168,00 pukul 11.22 WIB menurut data Investing.com. Negara sakura tersebut berencana untuk memperpanjang status keadaan darurat COVID-19 yang diberlakukan saat ini dan mencakup delapan prefektur, termasuk Tokyo. Jika diterapkan, status ini akan diperpanjang hingga 20 Juni, sebulan sebelum Olimpiade Tokyo akan dimulai.

Di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik tipis 0,03% di 5.843,61 pada sesi I Jumat (28/05) pagi.

KOSPI Korea Selatan menguat 0,89% di 3.193,56 dan ASX 200 Australia naik 1,16% di 7.177,00 pukul 11.23 WIB.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,66% di 29.306,25 dan kota tersebut mengesahkan RUU untuk mengubah sistem pemilihannya pada hari Kamis.

Shanghai Composite China stabil di level 3.609,03 dan Shenzhen Component naik 0,14% di 14.917,39.

Biden dilaporkan akan mengusulkan anggaran pada tahun fiskal mendatang hari ini.

“Gedung Putih telah memutuskan untuk merilis apa yang bisa dibilang dokumen kebijakan paling penting tahun ini pada Jumat sore sebelum akhir pekan tiga hari pada awal reses kongres AS, ketika kemungkinan akan mendapat sedikit perhatian, daripada rilis Senin pagi seperti biasanya saat Kongres AS sedang dalam sesi,” analis Goldman Sachs (NYSE:GS) Group Inc. mengatakan dalam catatan.

Investor sudah khawatir bahwa skala langkah-langkah stimulus akan menyebabkan inflasi, yang pada akhirnya memaksa The Fed untuk mengurangi pembelian aset dan mengetatkan suku bunga pinjaman lebih cepat dari yang diharapkan. Namun, lebih banyak pengeluaran akan membantu pertumbuhan dunia, ekuitas global meningkat, dan kepercayaan investor, menurut Kyle Rodda, analis pasar di IG.

CIMB NIAGA

“Ini adalah pasar yang meledak sedikit buih selama tiga minggu terakhir, tetapi tidak ada yang terjadi yang menunjukkan bahwa pasar bullish saham berada di bawah ancaman yang akan datang … kemungkinan momentum telah melambat, dan itu bisa tetap ada kasusnya untuk sementara waktu, tetapi pasar bullish masih cukup kuat,” Rodda menjelaskan kepada Reuters.

Di sisi data, data AS yang dirilis pada hari Kamis mengungkapkan PDB untuk kuartal pertama 2021 meningkat sebesar 6,4%, sama dengan sesi sebelumnya tetapi sedikit di bawah pertumbuhan perkiraan 6,5% yang disiapkan oleh Investing.com.

Data lain yang dirilis pada hari yang sama termasuk Klaim Pengangguran Awal, yang turun ke level terendah 14 bulan di 406.000 selama seminggu terakhir. Penjualan Rumah Lama bulan April, yang mengalami kontraksi 4,4% bulan ke bulan, berada di bawah perkiraan yang disiapkan oleh Investing.com dan pertumbuhan 1,7% di bulan Maret.

Investor sekarang menunggu data lebih lanjut, yaitu Core Personal Consumption Expenditure Price Index dan Personal Spending bulan April, yang akan dirilis hari ini.

Pemulihan ekonomi berkelanjutan dari COVID-19 menopang sentimen investor, dan penegasan Federal Reserve AS bahwa bank sentral tidak akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan juga meredakan kekhawatiran investor.

Menteri Keuangan AS Janet Yellen juga mengatakan pada hari Kamis bahwa tekanan harga akan sementara, meskipun inflasi kemungkinan akan bertahan hingga akhir 2021 sebelum berkurang.

“Penilaian saya saat ini adalah inflasi baru-baru ini yang kita lihat akan bersifat sementara, itu bukan sesuatu yang endemik… Saya berharap ini akan bertahan, namun, untuk beberapa bulan lagi, dan akan melihat tingkat inflasi tahunan yang tinggi hingga akhir tahun ini,” papar Yellen.

Terkait COVID-19, investor berharap percepatan tingkat vaksinasi akan membantu meringankan peningkatan jumlah kasus COVID-19 yang baru-baru ini muncul kembali di beberapa negara.

Sumber : Investing.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT