Kamis, 1 April 2021

Bursa Berjangka Eropa Naik, Pasar Cermati Covid, RUU Infrastruktur & Data


Oleh Peter Nurse

Finroll.com – Bursa saham berjangka di Eropa bergerak menguat pada Kamis (01/04) petang. Investor pun masih mencerna kebijakan pembatasan baru Covid-19, rencana baru infrastruktur AS dan serangkaian rilis data ekonomi.

Pada pukul 15.15 WIB, DAX futures Jerman menguat 0,46% ke 15.103,0, CAC 40 futures Prancis naik 0,37% ke 6.704,5 dan FTSE 100 futures di Inggris menguat 0,35% di 6.703,0 menurut data Investing.com. Begitu juga, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat 0,43% di 6.011,46 sampai pukul 15.15 WIB.

Presiden Emmanuel Macron pada hari Rabu memerintahkan Prancis untuk memberlakukan lockdown nasional untuk ketiga kalinya dan mengatakan sekolah-sekolah akan ditutup selama tiga minggu karena ia dan pemerintahannya berusaha untuk menahan gelombang ketiga infeksi Covid-19.

Jumlah infeksi baru mencapai tingkat tertinggi sejak November minggu ini di negara ekonomi terbesar kedua di Eropa tersebut, sementara jumlah pasien yang dalam perawatan intensif sekarang mendekati angka puncak gelombang pertama tahun lalu.

Di Jerman, pemerintah dua negara bagian di selatan yang terkena dampak pandemi parah mendesak seluruh negara untuk memberlakukan kembali tindakan penguncian yang lebih ketat, sementara pemerintah Swedia akan menunda rencana pelonggaran pembatasan hingga awal Mei.

Menawarkan sentimen dukungan yakni berita Rabu bahwa Presiden AS Joe Biden akan menyuntikkan dana senilai $2 triliun lagi ke perekonomian AS, termasuk dana pengeluaran untuk jalan raya, kereta api, jaringan broadband, energi bersih dan manufaktur semikonduktor, sebagian didanai oleh peningkatan besar pajak perusahaan.

Rencana tersebut kemungkinan akan menghadapi penolakan dari Partai Republik di Kongres AS setelah meluncurnya paket bantuan pandemi senilai $1,9 triliun.

Investor Eropa juga mengamati sejumlah rilis data ekonomi pada Kamis. Penjualan ritel Jerman mengecewakan di bulan Februari, turun sebesar 9,0% pada tahun ini dan hanya naik 1,2% pada bulan tersebut, menjelang pengumuman data PMI manufaktur akhir untuk wilayah tersebut.

Sebelumnya PMI manufaktur Caixin China untuk bulan Maret juga mengecewakan, turun ke 50,6 dari pembacaan 50,9 di bulan Februari, sementara Indeks Manufaktur Besar Tankan Jepang dirilis di 5 untuk kuartal I tahun 2021, di atas pembacaan -10 pada kuartal IV tahun 2020.

Jababeka industrial Estate

Di sektor korporat, Sodexo (PA:EXHO) mengatakan mereka mengharapkan pendapatan paruh kedua meningkat setelah grup jasa katering dan makanan Prancis itu melaporkan pukulan besar pada margin keuntungan paruh pertama.

Harga minyak kian melonjak pada Kamis petang di tengah ekspektasi kelompok negara produsen utama sebagian besar akan setuju untuk mempertahankan pembatasan produksi hingga Mei pada pertemuan nanti di sesi ini dengan mempertimbangkan lonjakan kasus Covid-19 di banyak wilayah.

Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, saat ini membatasi produksi lebih dari 7 juta barel per hari untuk mendukung harga dan mengurangi kelebihan pasokan. Arab Saudi telah menambah pemotongan itu dengan tambahan sebanyak 1 juta barel per hari.

Harga minyak WTI makin melonjak 1,81% ke $60,23 per barel dan harga minyak Brent juga melonjak 1,58% di $63,73 per barel pukul 15.30 WIB..

Selain itu, harga emas berjangka naik 0,21% ke $1.719,15 per troy ons, sementara EUR/USD naik tipis 0,10% di 1,1740.

Sumber : Investing.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT