Selasa, 30 Maret 2021

Bursa Berjangka Eropa Naik, Sentimen Default Archegos Mereda


Oleh Peter Nurse

Finroll.com – Bursa saham berjangka di Eropa menguat pada Selasa (30/03) petang, menyusul tren kenaikan Dow Jones di Wall Street dan kekhawatiran terhadap dampak dari kelalaian memenuhi kewajiban (default) hedge fund di AS tampaknya mulai mereda. Namun, sentimen lonjakan kasus Covid-19 di wilayah tersebut akan membatasi peningkatan.

Pada pukul 14.39 WIB, DAX berjangka Jerman bergerak naik 0,33% ke 14.932,5, CAC 40 futures Prancis menguat 0,87% di 6.065,5 dan FTSE 100 futures Inggris menguat 0,66% di 6.738,0 menurut data Investing.com.

Dow Jones Industrial Average di Wall Street ditutup menguat 0,3%, atau 98 poin, dan mencatatkan rekor baru pada Senin, sementara S&P 500 turun 0,1% dan Nasdaq Composite berakhir turun 0,6%.

Dari dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin turun 1,61% di 6.067,43 pukul 14.50 WIB.

Saham bank-bank yang terkait dengan saga Archegos jatuh, menyeret indeks keuangan yang lebih luas ke posisi merah, tetapi kerugian terbatas dan mengurangi ketakutan bahwa masalah tersebut akan menjadi sistemik.

Tren positif di Eropa ini masih cenderung terbatas karena kawasan tersebut berjuang untuk mengatasi gelombang ketiga kasus Covid-19, menyebabkan banyak negara memperketat langkah-langkah pembatasan, sehingga menunda pemulihan ekonominya lebih lanjut.

Jerman perlu bertindak cepat untuk menghentikan infeksi yang melonjak menjadi 100.000 sehari dari 20.000, menurut pejabat kesehatan masyarakatnya, namun Kanselir Jerman Angela Merkel menghadapi kritikan yang terus meningkat karena gagal merinci rencana penanggulangan virus.

Di Prancis, Menteri Keuangan Bruno Le Maire mengatakan “semua opsi ada di meja” untuk melindungi publik.

Berita lebih positif di Inggris, di mana program vaksinasi lebih berhasil, seiring telah dicabutnya aturan tinggal di rumah dan beberapa tindakan penguncian lainnya di Inggris. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson masih mendesak penduduk untuk tetap berhati-hati, setelah memperingatkan pekan lalu bahwa gelombang Eropa kemungkinan besar akan “menghanyutkan pantai kita” cepat atau lambat.

Jababeka industrial Estate

Data ekonomi pada Selasa sebagian besar berpusat pada sentimen ekonomi zona euro dan data kepercayaan konsumen untuk bulan Maret, dan rilis ini akan dipelajari untuk petunjuk lebih lanjut tentang bagaimana prospek ekonomi kawasan dipersepsikan.

Harga minyak turun pada Selasa setelah mulai dibukanya jalur akses melalui Terusan Suez dan fokus beralih kepada pertemuan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, pada pekan ini.

Pasar memperkirakan lonjakan kasus Covid di Eropa, belum lagi meningkatnya jumlah kasus virus di pasar negara berkembang penting seperti India dan Brasil, untuk menjaga kelompok dari peningkatan tingkat pasokan ke level yang lebih tinggi ketika mereka berkumpul pada hari Kamis.

Juga di sisi pasokan, jumlah pasokan minyak WTI AS dari American Petroleum Institute (API) akan dirilis pada sesi hari ini nanti.

Harga minyak WTI turun 0,155 ke $61,47 per barel dan harga minyak Brent juga turun tipis 0,06% ke $64,88 per barel pukul 14.49 WIB.

Selain itu, harga emas berjangka turun 1,03% ke $1.696,90 per troy ons, sementara EUR/USD melemah 0,22% di 1,1736.

Sumber : Investing.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT