Rabu, 7 Juli 2021

Bursa Saham Eropa Menguat, Notulen Rapat the Fed Jadi Fokus


Oleh Peter Nurse

Finroll.com – Pasar saham Eropa terlihat akan dibuka menguat pada Rabu (07/07) petang, setelah aksi jual di sesi sebelumnya. Tetapi investor tetap berhati-hati terhadap kekuatan pemulihan global, ancaman varian delta Covid dan potensi pengetatan bank sentral.

Pada pukul 14.30 WIB, DAX futures di Jerman menguat 0,84% di 15.630,5, CAC 40 futures di Prancis naik 0,67% ke 6.547,8 dan FTSE 100 futures di Inggris naik 0,73% di 7.074,0 menurut data Investing.com. Sebaliknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga beranjak turun 0,20% di 6.035,25 pukul 14.40 WIB.

Pasar saham di seluruh dunia telah menjalani tren positif hampir sepanjang tahun, ditopang oleh program vaksinasi yang sukses serta sejumlah besar stimulus moneter dan fiskal.

Namun, antusiasme ini menunjukkan tanda-tanda memudar. Ketiga indeks utama Eropa turun sekitar 1% pada hari Selasa, tidak terbantu oleh sentimen ekonomi ZEW Jerman yang turun lebih besar dari estimasi. Juga, indeks S&P 500 melemah dan memecah kenaikan tujuh hari berturut-turut di Wall Street setelah data PMI non-manufaktur ISM, ukuran utama aktivitas sektor jasa, turun lebih besar dari yang diharapkan, sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa ekonomi AS kemungkinan akan mendekati puncaknya.

Yang juga mengkhawatirkan adalah penyebaran varian delta virus Covid-19 yang masih berlangsung. Sebuah penelitian diterbitkan akhir pekan lalu di Israel, salah satu negara yang paling banyak divaksinasi di dunia, menunjukkan penurunan efektivitas vaksin Pfizer/BioNTech dalam mencegah infeksi dan penyakit simtomatik, menunjukkan bahwa vaksin itu kurang efektif melawan strain dominan terbaru dari virus.

Produksi industri Jerman turun sebesar 0,3% pada bulan Mei, jauh lebih lemah dari perkiraan pertumbuhan 0,5%, tetapi mayoritas perhatian akan tertuju pada rilis risalah pertemuan Federal Reserve pada Rabu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Sementara, harga minyak kembali naik pada Rabu petang setelah bergerak fluktuatif pada sesi sebelumnya di mana trader mencerna kegagalan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan mitranya (OPEC+) untuk menyetujui kesepakatan peningkatan produksi.

Hasil ini awalnya menghasilkan kenaikan tajam di mana kontrak Nymex naik ke level tertinggi dalam hampir tujuh tahun. Namun, antusiasme cepat berubah menjadi kekhawatiran bahwa perselisihan antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab mengenai tingkat produksi di masa depan dapat mengarah pada perselisihan baru untuk pangsa pasar, seperti perang harga tahun lalu.

Pada pukul 14.36 WIB, harga minyak WTI naik 1,08% di $74,16 per barel menurut data Investing.com dan harga minyak Brent naik 0,82% ke $75,14 per barel

Jababeka industrial Estate

Selain itu, harga emas berjangka naik 0,55% ke $1.804,00 per troy ons pukul 14.38 WIB dan EUR/USD turun tipis 0,06% di 1,1815.

Sumber : Investing.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT