Rabu, 7 Juli 2021

Fokus Pasar: Risalah Fed, Lowongan Pekerjaan, Persediaan Minyak Mentah


Oleh Dhirendra Tripathi

Finroll.com – Saham-saham di Wall Street mayoritas bergerak melemah. Tren ini dipengaruhi oleh gejolak harga energi dan keuangan seiring pelemahan yield obligasi AS 10 tahun ke level terendah Februari.

Investor tampaknya menunggu petunjuk arah ekonomi dan suku bunga dari Federal Reserve, yang akan merilis risalah pertemuan kebijakan terakhirnya pada hari Rabu setempat.

Saham-saham telah mencapai rekor tertinggi berturut-turut dalam beberapa hari terakhir, lantaran data ekonomi yang kuat. Tetapi kekhawatiran tentang kemungkinan efek ekonomi dari varian Covid yang menyebar cepat dapat mengganggu optimisme.

Harga minyak juga bergejolak pada hari Selasa setelah Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan negara mitra lainnya yang dipimpin oleh Rusia (OPEC+) gagal mencapai kesepakatan soal produksi minyak untuk Agustus dan kedepannya pada tahun ini.

Terpisah, saham Didi Global Inc ADR (NYSE:DIDI), yang tercatat di New York minggu lalu, anjlok 22% pada hari Selasa setelah regulator China memerintahkan toko aplikasi lokal untuk menghapus aplikasi perusahaan berbagi tumpangan itu pada akhir pekan karena alasan peninjauan keamanan.

Tidak banyak rilis pendapatan atau data minggu ini, yang dipersingkat di AS karena libur akhir pekan 4 Juli.

Berikut adalah tiga hal yang dapat mempengaruhi pasar Rabu:

1. Risalah Fed

The Fed pada hari Rabu pukul 14:00 PM ET (1800 GMT) atau Kamis dini hari WIB akan merilis notulen dari rapat terakhirnya di bulan Juni. Pejabat bank sentral telah mengisyaratkan kemungkinan dua kali kenaikan suku bunga pada tahun 2023. Banyak orang akan mengamati apabila risalah tersebut cocok dengan komentar hawkish yang dibuat di depan publik oleh beberapa pejabat Fed sejak pertemuan tersebut.

CIMB NIAGA

2. Lowongan pekerjaan JOLT

Data Biro Statistik Tenaga Kerja AS untuk lowongan pekerjaan dan perputaran tenaga kerja kemungkinan akan menunjukkan 9,388 juta lowongan untuk bulan Mei, lebih besar dari 9,286 juta yang dibuka pada bulan April. Data dirilis pada 10:00 AM ET.

3. Data persediaan minyak

American Petroleum Institute (API) akan mengumumkan perkiraan mingguan persediaan minyak mentah setelah bel penutupan perdagangan Rabu. Laporan terakhir menunjukkan hasil penurunan sebanyak 8,1 juta barel. Investor komoditas akan memantau angka dari industri dan pemerintah pekan ini setelah kelompok negara penghasil minyak yang dimotori Arab Saudi gagal mencapai kesepakatan produksi untuk bulan Agustus.

Sumber : Investing.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT