Rabu, 9 Juni 2021

Kena Aksi Profit Taking, Pengamat: Saham Bank MNC Bukan Hanya To The Moon, Tapi To The Mars!


Saham PT MNC (JK:MNCN) Bank Internasional Tbk (BABP) diproyeksikan mencapai Rp1.630 per lembar saham. Aksi profit taking jangka pendek diyakini tak mampu menghentikan laju penguatan BABP, karena dibandingkan dengan bank sejenis saham BABP terhitung sangat murah.

“Untuk jangka panjang berdasarkan PBV rata-rata, Target Price BABP di level Rp1.630 per lembar,†jelas Pengamat Pasar Modal yang juga Founder Indonesia Superstocks Community Edhi Pranasidhi, Selasa (8/6/2021).

Sehari sebelumnya, dalam sebuah webinar, Edhi memprediksi adanya aksi profit taking pada jangka pendek di rentang Rp 440- Rp 460 per lembar saham.

Baca Juga: Intip Proyeksi Kinerja dan Road Map MNC Bank Setelah Mengantongi Izin Digital Onboarding dari OJK

Hal tersebut pun terjadi pada Selasa (8/6/2021) BABP sempat menyentuh Rp 450 per lembar saham, pada pembukaan pasar. Saat penutupan pasar BABP Rp 368 per lembar saham. Dibandingkan hari sebelumnya BABP menguat 2 poin atau 0,55%.

“Berdasarkan volume trading dari 20 top broker selama 20 Juni hingga 4 Juni 2021 sebanyak 381 juta lot, dengan nilai Rp4,48 triliun di harga rata-rata Rp176,15 per lembar saham. Seperti yang sudah saya perkirakan, level profit taking BABP ternyata sesuai dengan prediksi saya di acara webinar, yaitu di range Rp440-Rp460 per lembar saham,” jelasnya.

Mantan Head of Research and Market Intelligence di Bloomberg TV ini menghitungkenaikan harga saham BABP jika dibandingkan dengan saham bank dengan digital banking lainnya masih terbilang rendah, yaitu dengan PBV 3,56 x.

Besaran ini masih jauh di bawah average PBV dari PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), dan PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) sebesar 19,85 kali.

Baca Juga: Lewat Digital Onboarding, MNC Bank Targetkan 30 Juta Pengguna Baru dalam 5 Tahun

Edhi mengungkapkan ke depan BABP tidak hanya akan menjadi motor untuk finansial MNC Group saja, melainkan juga menjadi agen pembangunan ekonomi Indonesia secara lebih luas.

Jababeka industrial Estate

Dia optimistis dengan hal tersebut dilandasi latar belakang BABP dan kapasitas Hary Tanoesoedibjo sebagai Executive Chairman MNC Group yang menaungi BABP.

“Kalau melihat cara BABP melakukan semuanya dan Pak Hary yang sangat visioner, saya pikir it’s not going to be hard for MNC Bankuntuk mengalahkan kompetitornya. BABP to The Moon kayaknya terlalu dekat ya, mungkin kita bilangnya,to The Mars -lah! MotionBanking Apps is really stunning,” kata Edhi.

Edhi menambahkan dengan berbagai strategi dan rencana untuk memperoleh nasabah sebanyak mungkin, BABP akan tetap menjadi pilihan investasi di masa depan.

Sumber : Investing.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT