Rabu, 16 Juni 2021

Meski Dihantui Pandemi, Generali Sukses Cetak Laba Tertinggi Sejak Beroperasi, Tembus Rp263,6 M


PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia), melaporkan berhasil mencetak laba sebalum pajak tertinggi selama beroperasi pada tahun 2008 lalu.

Tercatat, meski di tengah masa pandemi Covid-19, pada tahun 2020, Generali sukses membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp263,6 miliar atau mencapai 145% dibanding tahun 2019. 

CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman, dalam paparannya secara virtual, Rabu (16/6/2021), pihaknya juga melaporkan Risk Based Capital (RBC) Generali mencapai 475% atau hampir 4 kali lipat di atas ketentuan minimum pemerintah yakni 120%.  Baca Juga: Meski Kondisi Menantang, Maskapai Reasuransi (JK:MREI) Indonesia Tetap Kasih Jatah untuk Pemegang Saham

“Pencapaian ini diperoleh berkat kepercayaan nasabah yang terus mempercayakan proteksi jiwa dan kesehatannya pada Generali,” paparnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pencapaian remi bruto mencapai lebih dari Rp2,3 triliun di tahun 2020. Hal ini pun bisa terjadi berkat Llyalitas nasabah pada proteksi Generali. Baca Juga: Kuartal I 2021, Pendapatan Premi Asuransi Jiwa Naik 28,5%

Tak hanya itu, ia mengabarkan jika perolehan laba ini juga didukung portofolio yang lebih stabil dimana 97% penjualan produk berfokus pada reguler premium, sedangkan sisanya 3% adalah single premium.

“Kuncinya adalah terus berinovasi dan fokus pada kebutuhan nasabah. Inovasi yang berbeda, solutif, dan memiliki nilai tambah itu selalu ditemukan di setiap produk dan layanan Generali. Inovasi-inovasi dalam hal produk, proses dan layanan inilah yang terus mendukung jalur distribusi kami, baik keagenan, bancassurance maupun corporate solution,†jelasnya.

Sementara itu, ia melaporkan pertumbuhan aset Generali yang bertambah mencapai Rp3,7 triliun, kemudian jalur keagenan mencatatkan kontribusi terbesar yakni sebesar 74%. 

“Selain itu, perolehan premi dari jalur distribusi ini juga menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan lebih dari Rp1,6 triliun. Ini membuktikan bahwa kondisi physical distancing bukan menjadi hambatan dalam memberikan konsultasi dan proteksi ke semakin banyak orang karena solusi digital tepat guna,” paparnya lagi.

Sumber : Investing.com

Jababeka industrial Estate

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT