Kamis, 3 Juni 2021

Moderna Bakal Kurangi Dosis Vaksin Covid & Deal Pasok UNICEF


Oleh Dhirendra Tripathi

Investing.com – Saham Moderna (NASDAQ:MRNA) menguat sebesar 3,8% pada hari Rabu (02/06) setelah perusahaan menyampaikan mengumumkan dua perkembangan yakni satu akan membantu memangkas separuh dosis suntikan Covid-19 dan dengan demikian menjangkau lebih banyak orang dengan cepat dan yang kedua akan memasok hingga 500 juta dosis vaksin ke UNICEF hingga tahun 2022.

Perusahaan telah menandatangani kesepakatan dengan Lonza Swiss (SIX:LONN) yang mengatakan lini produksi barunya di Geleen, Belanda, akan memiliki kapasitas untuk membuat bahan hingga 300 juta dosis per tahun sekitar 50 mikrogram per dosis.

Moderna, yang telah mempelajari versi dosis rendah untuk membantu pasokan vaksinnya, telah memberikan dosis 100 mikrogram yang disetujui hingga saat ini. Dosis yang lebih rendah belum disetujui, tetapi perusahaan berharap akan disetujui.

Produsen obat itu mengatakan data suntikan pendorong awal untuk versi 50 mikrogram menunjukkan itu bisa membantu melindungi terhadap varian virus yang muncul. Dosis yang lebih rendah juga dapat diberikan kepada anak-anak yang mungkin tidak memerlukan dosis penuh.

Vaksin Pfizer Inc (NYSE:PFE)-BioNTech SE (NASDAQ:BNTX) telah disetujui bagi anak berusia 12-15 tahun di Eropa dan Moderna AS menargetkan mendapat persetujuan serupa ketika data menunjukkan vaksin ditemukan aman digunakan.

Selain itu dalam pengumuman lainnya, Moderna mengatakan akan memberikan UNICEF dan mitra pengadaannya hingga 34 juta dosis vaksin Covid-19 pada kuartal Desember dan hingga 466 juta dosis pada 2022.

Moderna menargetkan memberikan hingga 3 miliar dosis pada tahun 2022, naik dari 800 juta menjadi 1 miliar dosis tahun ini, kata Reuters. Perusahaan belum menentukan campuran dosis.

Sumber : Investing.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT