Selasa, 29 Juni 2021

Nasib Perusahaan Penjual Air Minum Kemasan: Omzet Terpangkas, Tekor Terkuras!


Perusahaan penjual air minum dalam kemasan (AMDK) bermerek Alto, yakni PT Tri Banyan Tirta Tbk (ALTO) menanggung kerugian bersih sebesar Rp1,14 miliar pada kuartal pertama I 2021. Nilai tersebut terpangkas signifikan hingga 66,27% (yoy) dari kerugian ALTO pada kuartal I 2020 yang mencapai Rp3,38 miliar.

Merujuk ke laporan keuangan perusahaan, ALTO membukukan koreksi penjualan sebesar 19,69% (yoy). Per Maret 2020 lalu, penjualan ALTO tercatat sebesar Rp93,78 miliar, namun angkanya menurun menjadi Rp75,31 miliar pada Maret 2020. Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, 29 Juni 2021: Ambruk Lawan Banyak Mata Uang Dunia!

Segmen penjualan AMDK menyumbang nilai sebesar Rp74,14 miliar terhadap penjualan ALTO pada awal tahun 2021. Nilai tersebut lebih rendah jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai R[p89,88 miliar. Begitu pun dengan penjualan lain-lain, kontribusinya menurun dari Rp3,89 miliar pada Q120 menjadi Rp1,17 miliar pada Q121. Baca Juga: Selasa, 29 Juni 2021: Harga Emas Antam (JK:ANTM) Diskon Dua Hari Berturut-Turut!

Meski penjualan terpangkas, ALTO berhasil mengikis kerugian karena efisiensi pada pos beban. Beban penjualan ditekan signifikan dari Rp4,14 miliar pada awal 2020 menjadi Rp2,62 miliar pada awal 2021. Beban umum dan administrasi juga membaik dari awalnya Rp5,71 miliar menjadi Rp4,68 miliar.

Meskipun begitu, ALTO belum bisa keluar dari jerat rugi karena penghasilan yang tahun lalu tercatat sebesar Rp137,83 juta berbalik menjadi beban sebesar Rp4,27 juta pada tahun ini. Aset ALTO tercatat mengalami pertumbuhan dari Rp1,11 triliun per Maret 2020 menjadi Rp1,14 triliun per Maret 2021.

Sumber : Investing.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT