Kamis, 1 April 2021

Saham Apple Naik Ditopang Rencana Mobil Listrik, 5G dan Peluncuran iPhone


Oleh Christiana Sciaudone

Finroll.com – Nilai saham Apple (NASDAQ:AAPL) bergerak menguat pada perdagangan pre-market Kamis (01/04) petang setelah mendapatkan kenaikan rating saham oleh UBS.

Potensi kendaraan listrik Apple, peningkatan stok sebelum peluncuran iPhone yang terjadi seperti biasanya, dan permintaan 5G menjadi alasan bagi analis David Vogt memberikan peringkat saham beli dari netral, StreetInsider melaporkan.

Pukul 16.26 WIB, saham Apple naik 1,02% ke 123,40 menurut data Investing.com dan ditutup melonjak 1,88% ke 122,15 pada sesi Rabu kemarin.

Beralih ke kendaraan listrik dapat menghasilkan setidaknya $14 per saham untuk Apple, karena, terlepas dari rumor yang beredar, itu tidak tercermin sekarang, tulis Vogt dalam catatan. Kasus dasar untuk mobil Apple adalah untuk menguasai 8% pasar global dalam 10 tahun dengan margin operasi sekitar 15%.

Selain itu, UBS menemukan saham Apple melonjak dalam enam bulan menjelang peluncuran iPhone baru pada September, naik sebesar 15% terhadap 5% untuk indeks S&P 500. Dalam enam bulan setelah peluncuran, pengembalian harga saham mendekati 7%.

“Kami yakin permintaan iPhone agregat pada FY21 dan FY22 seharusnya relatif stabil sejalan dengan historis tren permintaan,” papar Vogt. “Kami sedikit menaikkan estimasi iPhone FY21 kami sebesar 5 juta (~2,3%) menjadi 220 juta yang mencerminkan permintaan 5G yang lebih baik di China.”

Apple turun sekitar 15% sejak akhir Januari, ketika mencapai level tertinggi sepanjang masa. Perusahaan bervaluasi senilai $2 triliun itu mencatatkan kinerja kuartal terbaiknya untuk periode yang berakhir pada bulan Desember, meraup lebih dari $111 miliar dan melaporkan laba $1,68. Permintaan produk Apple tetap positif, kata analis, terutama di China dengan fitur 5G.

Vogt meningkatkan ekspektasi pendapatan dan laba untuk dua tahun ke depan karena permintaan yang stabil, dan menaikkan target harga menjadi $142 dari $114.

Sumber : Investing.com

CIMB NIAGA

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT