Senin, 25 Oktober 2021

Biaya Transfer Antar Bank Turun dari Rp 6.500 Jadi Rp 2.500, Bank Apa Saja?


Bank indonesia (BI) menetapkan harga transfer antar Bank dari Rp 6.500 menjadi Rp 2.500.

Penurunan charge tersebut diberlakukan melalui program BI FAST Payment tahap I yang akan dimulai di pekan kedua Desember 2021.

BI FAST merupakan sistem baru yang akan menggantikan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).

Sistem ini ditujukan untuk memfasilitasi transaksi kecil alias ritel.

Untuk itu pada tahap awal ini, BI menetapkan batas maksimal nominal transaksi BI-FAST adalah sebesar Rp 250 juta per transaksi.

Namun batas maksimal tersebut akan terus dievaluasi secara berkala, dengan mempertimbangkan kelancaran BI-FAST.

Pada tahap awal di Desember 2021, implementasi BI-FAST fokus pada layanan transfer kredit individual. Selanjutnya, layanan BI-FAST akan diperluas secara bertahap mencakup layanan bulk credit, direct debit, dan request for payment.

Kemudian BI juga telah menetapkan 22 calon bank yang akan menjalankan aturan BI FAST tahap I.

Berikut daftar 22 bank yang akan menerapkan BI Fast dengan tarif maksimal transfer antar bank Rp 2.500.

  1. Bank Tabungan Negara (BTN)
  2. Bank DBS Indonesia
  3. Bank Permata Bank Mandiri (Mandiri)
  4. Bank Danamon Indonesia
  5. Bank CIMB Niaga
  6. Bank Central Asia (BCA)
  7. Bank HSBC Indonesia
  8. Bank UOB Indonesia
  9. Bank Mega
  10. Bank Negara Indonesia (BNI)
  11. Bank Syariah Indonesia (BSI)
  12. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
  13. Bank OCBC NISP
  14. Bank Tabungan Negara UUS
  15. Bank Permata UUS
  16. Bank CIMB Niaga UUS
  17. Bank Danamon
  18. Indonesia UUS
  19. Bank BCA Syariah
  20. Bank Sinarmas
  21. Citibank
  22. Bank Woori

Sumber : bisnis.com

Jababeka industrial Estate

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT