Rabu, 10 November 2021

Indeks Dolar AS Berbalik Menguat, Rupiah Ditutup Terkoreksi Tipis


Financeroll, JAKARTA – Nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis setelah indeks dolar AS berhasil kembali menguat pada penutupan perdagangan Rabu (10/11/2021).

Mengutip data Bloomberg, Rabu (10/11/2021), rupiah ditutup melemah 4 poin atau 0,03 persen ke Rp14.253 per dolar AS. Pada hari ini, rupiah bergerak di kisaran RP14.241 – Rp14.262 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS tercatat menguat 0,18 persen ke posisi 94,127.

Selain rupiah, sejumlah mata uang di Asia juga melemah seperti yen Jepang yang melemah 0,19 persen ke 113,08 yen per dolar AS. Kemudian won Korea Selatan melemah 0,32 persen ke 1.180,74 per dolar AS, dan rupee India yang melemah 0,32 persen ke 73,27 rupee per dolar AS.

Tim Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX) menilai penguatan dolar AS terjadi menjelang rilis dat CPI malam ini, di mana pelaku pasar berasumsi bahwa data inflasi AS akan dirilis lebih baik dari perkiraan.

“Maka ada harapan The Fed hanya akan menurunkan tingkat stimulus. Jika dirilis sesuai perkiraan, akan memberikan sentimen positif pada dolar AS,” tulisnya dalam riset harian, Rabu (10/11/2021).

Adapun, Tim Riset Monex Investido Futures (MIFX) menyebutkan bahwa sebelumnya CEO Federal Reserve St. Lous James Boullard mengatakan bahwa dirinya berharap bank sentral AS menaikkan suku bunga acuannya dua kali.

“Hal ini juga berpotensi mendorong penguatan dolar AS di hadapan mata uang lainnya,” jelasnya. 

 

 

CIMB NIAGA



Masuk / Daftar

Sumber : Bisnis.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT