Rabu, 2 Juni 2021

Rupiah Dibuka Menguat Jelang Rilis Data Inflasi


Financeroll, JAKARTA – Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Rabu (2/6/2021) setelah rilis data manufaktur yang mencapai rekor. Kini, investor memantau rilis data inflasi.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah terapresiasi 0,10 persen atau 15 poin menjadi Rp14.265 per dolar AS. Sementara itu, Indeks dolar AS naik 0,04 persen ke 89,865

Sebelumnya, nilai tukar rupiah diprediksi melemah terbatas pada perdagangan Rabu (2/6/2021) seiring dengan rilis data inflasi dan manufaktur.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan investor sedang wait and see yakni menunggu data ekonomi utama AS untuk Mei, termasuk IMP Manufaktur Institute of Supply Management (ISM), yang dirilis pada hari Selasa (1/6/2021).

“Data lebih lanjut, termasuk non-farm payrolls dan tingkat pengangguran, akan dirilis pada hari Jumat. Mereka juga mencerna rencana anggaran US$6 triliun yang diusulkan Presiden Joe Biden untuk tahun fiskal 2022 untuk berinvestasi dalam infrastruktur, pendidikan, dan memerangi perubahan iklim yang diumumkan pada hari Jumat,” katanya dalam rilis harian.

Sementara dari dalam negeri sentimen masih terkait dengan strategi yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pemulihan ekonomi agar segera membaik pascapandemi Covid-19.

Untuk perdagangan Rabu (2/6/2021), Ibrahim memperkirakan mata uang Garuda kemungkinan akan dibuka fluktuatif tetapi ditutup melemah tipis.

Adapun rentang pergerakan rupiah diprediksi di sekitar level Rp14.260—Rp14.300. Investor akan memantau rilis sejumlah data ekonomi seperti inflasi dan indeks manufaktur.

PMI manufaktur Indonesia yang mencatatkan rekor tertinggi. IHS Markit menyebutkan, indeks manufaktur Indonesia berada di level 55,3, rekor tertinggi sepanjang sejarah pencatatan indeks ini.

Perolehan ini sekaligus menandakan pemulihan kegiatan ekonomi Tanah Air. PMI Manufaktur Indonesia pada Mei 2021 naik dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 54,6.

Jababeka industrial Estate



Masuk / Daftar

Sumber : Bisnis.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT