Rabu, 1 September 2021

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp14.260, Waspada Rebound Dolar AS!


Financeroll, JAKARTA – Nilai tukar rupiah terpantau menguat pada pembukaan perdagangan di awal bulan September 2021, Rabu (1/9/2021).

Pukul 09.03 WIB, rupiah naik 7,5 poin atau 0,05 persen menjadi Rp14.260 per dolar AS. Indeks dolar AS naik 0,11 persen ke level 92,727.

Sebelumnya, Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, pergerakan rupiah kemarin ditopang oleh respons positif pasar atas kebijakan Presiden Joko Widodo yang kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali mulai.

Walaupun tingkat positivity rate menurun dalam sepekan terakhir dan tingkat keterisian tempat tidur RS Covid-19 juga mengalami penurunan dalam sepekan terakhir ini serta masyarakat yang terkena Covid-19 terus mengalami penurunan.

“Namun pemerintah menegaskan kembali bahwa kebijakan PPKM akan terus berlaku selama covid-19 masih menjadi pandemi dan kebijakan ini juga mengacu pada Informasi WHO yang kemungkinan di tahun 2021 akan terjadi puncak pandemi varian Delta,” jelasnya.

Sementara itu, dari luar negeri, dolar AS terus melemah terhadap mata uang lainnya setelah Gubernur The Fed Jerome Powell tidak memberikan garis waktu yang jelas untuk pengurangan aset dan kenaikan suku bunga selama simposium Jackson Hole minggu sebelumnya. Dia hanya menyarankan bahwa garis waktu pengurangan aset bisa dilakukan pada 2021.

Namun, Presiden Fed Loretta Mester mengatakan dirinya belum yakin bahwa pembacaan inflasi baru-baru ini akan cukup untuk memenuhi kondisi untuk memulai pengurangan aset, meskipun pemulihan ekonomi AS terus berlanjut dari COVID-19.

Saat ini, investor tengah menanti data ekonomi AS yang akan dirilis akhir pekan ini untuk mendapatkan petunjuk kapan Federal Reserve AS akan memulai pengurangan aset.

Laporan pekerjaan AS terbaru, termasuk penggajian non-pertanian, akan dirilis pada hari Jumat. Data yang dirilis pada hari Senin menunjukkan bahwa penjualan rumah yang tertunda turun 1,8 persen bulan ke bulan di bulan Juli. Dan ini dapat memperkuat kasus untuk tindakan selanjutnya – sebuah pra-pengumuman pada bulan November dengan keputusan resmi pada bulan Desember.

Adapun, untuk perdagangan hari ini, Ibrahim memperkirakan rupiah akan bergerak berfluktuatif namun di tutup menguat pada rentang Rp14.230 – Rp14.300.

Jababeka industrial Estate



Masuk / Daftar

Sumber : Bisnis.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT