Rupiah Masih Berpotensi Lanjutkan Pelemahan Pekan Terakhir Maret 2022

  • Bagikan
rupiah masih berpotensi lanjutkan pelemahan pekan terakhir maret 2022 623593ba33588.jpeg
rupiah masih berpotensi lanjutkan pelemahan pekan terakhir maret 2022 623593ba33588.jpeg

Financeroll, JAKARTA —  Nilai tukar rupiah ditutup melemah di hadapan dolar AS pada akhir perdagangan Jumat (18/3/2022). Rupiah masih berpotensi terdepresiasi pekan depan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah tertekan 38 poin atau 0,27 persen terhadap dolar AS ke posisi Rp14.340 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS tercatat menguat 0,66 persen.

Macro Equity Strategis Samuel Sekuritas Indonesia Lionel Priyadi mengatakan, pelemahan rupiah Jumat kemarin disebabkan karena signal dovish yang berikan oleh BI terhadap rencana The Fed untuk menaikkan suku bunga dari kenaikan kemarin 0,25 persen ke 0,5 persen yang akan berlanjut hingga 2 persen di akhir 2022.

Sementara, Bank Indonesia (BI) mengambil tindakan tersebut demi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia di rentang 4,7 persen-5,5 persen.

“Akan tetapi, investor asing bereaksi negatif karena keputusan ini berpotensi mengurangi keuntungan mereka dari berinvestasi di SUN. Sehingga, mereka melanjutkan aksi jual di pasar obligasi,” jelasnya kepada Bisnis, Sabtu (19/3/2022).

Lionel mengungkapkan, hingga sepekan ke depan rupiah masih akan berada dalam tekanan depresiasi.

Dia memproyeksikan rupiah masih bisa bergerak stabil di kisaran Rp14,200-14,400 per dolar AS dengan intervensi langsung dari BI di pasar nilai tukar.

“Hal ini dapat diamati dari turunnya cadangan devisa BI dari hampir US$146 miliar ke US$141,4 miliar,” ujarnya.



Masuk / Daftar

Sumber : Bisnis.com

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->