Kamis, 24 Juni 2021

Sentimen Lonjakan Kasus Covid-19 Masih Kuat, Rupiah Ditutup Lesu


Financeroll, JAKARTA – Nilai tukar rupiah melanjutkan pelemahannya pada Kamis (24/5/2021) seiring dengan kenaikan jumlah kasus positif virus corona yang masih membayangi pergerakan mata uang.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah ditutup turun 7 poin atau 0,05 persen menjadi Rp14.440 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS koreksi 0,05 persen ke level 91,76.

Data yang diterbitkan Bank Indonesia hari ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.462 per dolar AS, melemah 8 poin atau 0,05 persen dari posisi Rabu (23/6/2021) kemarin di level Rp14.454.

FX Senior Dealer Bank Sinarmas Deddy mengatakan, pelemahan rupiah pada hari ini masih dipicu oleh lonjakan kasus virus corona di Indonesia yang tak kunjung reda. Meski demikian, menurutnya pelemahan pada hari ini cenderung terbatas.

“Pelemahan masih terbatas mengikuti pergerakan mata uang regional,” katanya saat dihubungi pada Kamis (24/6/2021).

Ia melanjutkan, sentimen kasus virus corona di Indonesia masih akan mempengaruhi pergerakan rupiah pada Jumat (25/6/2021) besok. Selain itu, pergerakan rupiah juga akan dipengaruhi kenaikan kebutuhan korporasi pada akhir bulan.

Lebih lanjut, Deddy mengatakan, pelaku pasar juga akan mencermati data produk domestik bruto (PDB) dan durable goods orders AS pada nanti malam. Rilis data lain yang juga akan menjadi fokus pelaku pasar adalah US Michigan Consumer Sentiment.

“Pergerakan rupiah pada Jumat besok kemungkinan akan berada di kisaran Rp14.425 – Rp14.485 per dolar AS,” ujarnya.



Masuk / Daftar

Sumber : Bisnis.com

Jababeka industrial Estate

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT