Kamis, 12 Agustus 2021

Tak Ikut Penguatan Mata Uang Asia, Rupiah Ditutup Stagnan


Financeroll, JAKARTA – Rupiah ditutup stagnan saat mayoritas mata uang di kawasan Asia Pasifik menguat pada akhir perdagangan hari ini.

Mengutip Bloomberg pada Kamis (12/8/2021), mata uang Garuda ini ditutup stagnan pada level Rp14.382 per dolar AS, dibandingkan kemarin. 

Sementara itu di kawasan Asia Pasifik, yen Jepang naik 0,05 persen, yuan China naik 0,04 persen, ringgit Malaysia naik 0,13 persen, dan bhat Thailand naik 0,53 persen.

Pada saat bersamaan, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang utama dunia terpantau melemah 0,02 persen menjadi 92.910.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan dolar AS salah satunya disebabkan oleh rilis data indeks harga konsumen inti di Amerika yang lebih rendah dari perkiraan sebesar 0,3 persen pada Juli (month-to-month/MoM).

“Data menunjukkan bahwa inflasi mungkin telah mencapai puncaknya karena gangguan rantai pasokan yang disebabkan oleh Covid-19 bekerja melalui ekonomi,” tulis Ibrahim dalam riset harian, Kamis (12/8/2021).

Hal itu sesuai dengan yang disampaikan Gubernur Bank Sentral AS, Federal Reserve Jerome Powell bahwa angka inflasi yang tinggi akan sementara karena ekonomi dibuka kembali.

Dengan begitu, kebutuhan untuk segera mengetatkan kebijakan moneter akan terbatas.

Dalam perkembangan lain, Senat AS telah meloloskan rencana infrastruktur besar pada Selasa (10/8/2021) yang sekarang akan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

Segera setelah meloloskan RUU tersebut, Senat AS memulai perdebatan tentang cetak biru pengeluaran U$3,5 triliun

CIMB NIAGA

Dari dalam negeri, pelaku pasar terus memantau perkembangan Covid-19 paska PPKM Level 4 diperpanjang. Pemerintah menginformasikan penyebaran Covid-19 varian delta di Jawa-Bali telah mengalami penurunan namun di luar Jawa-Bali masih meningkat.

“Dengan meningkatnya lonjakan Covd-19 yang masih cukup tinggi, pemerintah tak lelah mengimbau warga menaati protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yakni mengenakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air yang mengalir, serta menjaga jarak,” tulis Ibrahim.

Ibrahim pun memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif cenderung menguat tipis pada perdagangan Jumat (13/8/2021) pada rentang Rp14.370 – Rp14.430.



Masuk / Daftar

Sumber : Bisnis.com

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT