Rupiah Dibuka Menguat Jadi Rp14.365 Seiring Spekulasi Sikap Dovish The Fed

  • Bagikan
Rupiah Dibuka Segar Pagi Ini Karena Euforia Kesepakatan Perang Dagang

Finroll.com – Pada pembukaan transaksi perdagangan antar bank pagi ini, nilai tukar rupiah kembali menguat sebesar 146 poin, menjadi Rp14.365 per dolar AS. Angka ini membaik jika dibandingkan posisi sebelumnya yang sebesar Rp14.511 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail menyebutkan, pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) minggu ini, kemungkinan berakhir dengan naiknya suku bunga The Fed. Diikuti dengan pernyataan “dovish” terkait kebijakan moneternya di tahun 2019.

“Spekulasi dovish inilah yang membuat dolar AS melemah terhadap beberapa mata uang dunia lain, termasuk rupiah,” imbuhnya di Jakarta, Rabu (19/12).

Sementara itu pelaku pasar modal juga telah mengantisipasi kebijakan The Fed, yang berencana menaikan suku bunga pada bulan ini, sebesar 25 basis poin menjadi 2,5 persen.

Baca Lainnya: IHSG Dibuka Zona Hijau Menguat 14, 174 Poin

Di sisi lain, analis CSA Research Institute, Reza Priyambada menyebut pelemahan dolar AS dipicu sikap pelaku pasar yang skeptis pada kondisi perekonomian Amerika Serikat, yang mengarah ke resesi setelah adanya perang dagang China-Amerika.

“Pelaku pasar mulai mencermati negara dengan fundamental positif, Indonesia salah satunya sehingga berdampak pada mata uang rupiah,” paparnya.

Meski begitu, dirinya mengimbau seluruh pelaku pasar bisa tetap waspada terhadap berbagai bentuk sentimen yang bisa membuat laju nilai tukar rupiah kembali terperosok.

Sumber: Antara

  • Bagikan
-->