Rupiah Kembali Melemah Jadi Rp14.511 per Dolar Pagi Ini

  • Bagikan
Kemenkeu Tambah Alokasi Pembiayaan Proyek SBSN 2019 Jadi Segini

Finroll.com – Pada pembukaan perdagangan pagi ini, nilai tukar rupiah melemah 121 poin menjadi Rp14.511 per dolar AS, dari yang sebelumnya Rp14.390 per dolar AS.

Analis Senior CSA Research Institute, Reza Priyambada menyebutkan kondisi melemahnya rupiah terhadap dolar akibat terpengaruh sentimen negatif perang dagang AS-China.

“Sejumlah mata uang di kawasan Asia juga mengalami tekanan terhadap dolar AS,” ujarnya di Jakarta., Kamis (6/12).

Baca Lainnya: IHSG Dibuka Melemah ke Level 6.093 Pada Pembukaan Perdagangan

Reza menambahkan, faktor lain yang mempengaruhi diantaranya terbatasnya sentimen positif dari dalam negeri, yang akhirnya menambah tekanan mata uang rupiah.

Sementara itu, Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih berpandangan, nilai tukar rupiah masih akan melemah sepanjang hari ini. Seiring dengan mata uang kuat di Asia seperti dolar Hong Kong dan Singapura yang mengalami tekanan pada dolar AS.

Di sisi lain Lana menyebut, salah satu kemungkinan pelemahan rupiah terkait dengan faktor musiman, yaitu meningkatnya permintaan dolar AS untuk kebutuhan akhir tahun, seperti pembayaran utang pemerintah, korporasi, repartriasi, hingga liburan.

Baca Lainnya: Jelang Harbolnas Produk-produk Dipersiapkan Dari Sekarang, Namun Ada Yang Berbeda Dari Biasanya, Apa Itu?

“Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran antara Rp14.400-Rp14.500 per dolar AS dengan tetap dalam penjagaan Bank Indonesia,” tutupnya.

Sumber: Antara

  • Bagikan
-->