Kemendes PDTT Berdayakan UMKM Daerah Lewat E-Commerce

  • Bagikan
Seorang Penyelam Meninggal Saat Bantu Proses Evakuasi Pesawat Lion Air

Finroll.com – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), terus membantu memberdayakan umkm di daerah Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, salah satunya dengan berkolaborasi dengan e-commerce.
Hal tersebut berdasarkan PP 78/2014 tentang Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal yang ditindaklanjuti dengan Perpres 131/2015, yang ditetapkan sebanyak 122 Daerah Tertinggal di Indonesia. Kemendes PDTT dalam hal ini memiliki 3 (tiga) fungsi yakni Regulasi, Fasilitasi dan Koordinasi.

“Kita harap, pemanfaatan ekosistem berbasis teknologi digital (e-commerce) yang dikembangkan oleh iPaymu.com ini, bisa semakin memberdayakan UMKM/IKM dan pariwisata. Jadi potensi yang ada di Kabupaten Manggarai Barat ini, tidak lama lagi akan tumbuh signifikan”, ujar Samsul dalam keterangan tertulisnya yang dilansir dari Detikcom, baru-baru ini.

Baca Lainnya: Sri Mulyani Tekankan Pentingnya Sinergi BUMN Untuk Majukan UMKM

Samsul menyebutkan, langkah itu dilakukan untuk mempercepat implementasi ekosistem digital yakni pemasaran pariwisata, produk lokal, logistik, hingga sistem pembayaran digital. Hal ini menjadi penting mengingat sektor umkm di Indonesia terus tumbuh semakin signifikan di tiap tahunnya. Namun tidak jarang banyak pelaku umkm di daerah masih menghadapi berbagai masalah seperti sulitnya menembus akses pasar, cara berjualan, permodalan, dan lainnya.

Akan diterapkan ke beberapa daerah tertinggal lainnya

Untuk ruang lingkup MoU yang disepakati kedua belah pihak meliputi fasilitas pemasaran online (marketplace), omni channel manager, fasilitas pemasaran sosial commerce, fasilitas Payment Gateway-Payment System, Branchless banking, pengelolaan aktivitas jasa logistic dan fulfillment center.

Baca Lainnya: Dihadapan Pengusaha Muda, Jokowi Sebut Alat Canggih di Film Star Trek Kini Jadi Kenyataan

Samsul menegaskan, model kolaborasi antara swasta-umkm seperti ini akan diadopsi oleh daerah tertinggal lainnya di Indonesia. Sementara, penandatanganan MoU juga dilakukan oleh Bupati Manggarai Barat beserta CEO PT. Inti Prima Mandiri Utama (iPaymu.com) Riyeke Ustadiyanto, yang turut disaksikan perwakilan Kemenko PMK.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->