Kamis, 25 Februari 2021

Nissan Mengembangkan Teknologi Elektrifikasi Ramah Lingkungan!


Nissan Mulai Beralih Ke Kendaraan Ramah Lingkungan, Yuk Simak Penjelasan di Bawah Ini!

Dalam pengumumannya, perusahaan Nissan mengungkapkan bahwa semua kendaraan baru yang ditawarkan akan dilengkapi dengan elektrifikasi pada awal 2030. Hal ini merupakan bagian dari upaya perusahaan Nissan untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2050 mendatang. Jadi dalam waktu kurang dari sepuluh tahun, kemungkinan mobil elektrifikasi milik Nissan akan semakin banyak.

Perusahaan Nissan juga mengatakan rencananya akan pasar utama mencakup negara Jepang, China, Amerika Serikat dan Eropa. Untuk mencapai netralitas karbon, Nissan berencana melakukan inovasi pada proses pembuatan dan perakitan kendaraan. Nissan juga akan terus mengembangkan teknologi mobil eleftrifikasi yang ramah lingkungan seperti e-POWER yang digunakan pada sejumlah model seperti Nissan Kicks e-POWER dan Nissan Note e-POWER. Nissan Kicks e-POWER sendiri saat ini sudah dipasarkan di Indonesia. 

Teknologi e-Power ini menggabungkan mesin bensin dan motor listrik. Hal ini berbeda dengan mobil hybrid pada umumnya, mesin bensin pada e-Power bertugas sebagai generator pembangkit listrik, bukan menjadi penggerak utama ban.

“Kami bertekad untuk membantu menciptakan masyarakat yang netral karbon dan mempercepat upaya global melawan perubahan iklim,” ungkap CEO Nissan Makoto Uchida. 

“Penawaran kami pada kendaraan elektrifikasi akan terus berkembang di seluruh dunia, dan ini akan memberikan kontribusi besar bagi Nissan untuk menjadi netral karbon. Kami akan terus mendorong inovasi yang memperkaya kehidupan orang-orang saat kami mengejar masa depan yang berkelanjutan untuk semua.”

Apa Tujuan Nissan Mengembangkan Teknologi Elektrifikasi Ramah Lingkungan Ini ?

Tujuan Nissan dalam mengembangkan teknologi elektrifikasi ini didasarkan pada program selama puluhan tahun untuk mengurangi emisi dan menyediakan teknologi kendaraan listrik yang bermanfaat bagi lingkungan dan kehidupan manusia. Upaya perusahaan dalam elektrifikasi dan pengurangan emisi merupakan hal yang mendukung Perjanjian Paris tentang perubahan iklim dan kemajuan global menuju bebas karbon pada tahun 2050.

Tujuan Nissan juga berkembang dari inisiatif masa lalu di bawah Program Hijau Nissan dan upaya berkelanjutan perusahaan untuk meminimalkan penghasilan karbon pada produk dan operasinya. Perusahaan ini merupakan perusahaan pertama yang memperkenalkan produk bebas emisi yang dipasarkan secara massal di dunia, Nissan LEAF. Nissan LEAF ini telah terjual lebih dari 500 ribu unit sampai saat ini. 

Nissan juga terus bekerja sama dengan koalisi industri dan otoritas untuk mengembangkan infrastruktur dan meningkatkan kesadaran publik tentang manfaat kendaraan listrik bagi lingkungan. Dengan 100 persen penawaran kendaraan elektrifikasi di Jepang, Cina, Amerika Serikat, dan Eropa pada awal 2030-an, Nissan juga akan menjadi salah satu penggerak dalam mendorong adopsi teknologi kendaraan listrik.

BACAAN TERKAIT