Selasa, 26 Februari 2019

Dalam Dua Bulan 1.136 Ha Lahan di Riau Ludes Akibat Karhutla


Finroll.com – Dalam dua bulan terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat 1.136 hektare lahan ludes akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Sementara sumber api di sejumlah titik hingga saat ini masih belum berhasil dipadamkan.

Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger menyebut jumlah lahan yang terbakar bertambah lebih dari 150 hektare dalam waktu kurang dari 48 jam terakhir.

“Titik-titik api masih cukup banyak terdeteksi di pesisir Riau seperti Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir hingga Indragiri Hilir,” ujarnya di Pekanbaru yang dilansir dari Antara, Selasa (26/2).

Sementara wilayah yang paling parah terdampak disebut Edwar adalah Kabupaten Bengkalis, dengan sebaran api di lima kecamatan.

Salah satu daerah yang menjadi fokus pemerintah saat ini adalah Pulau Rupat. Sebab dalam dua minggu terakhir karhutla mengamuk dan memakan 200 hektare lahan, tim gabungan pun masih berupaya memadamkan titik api.

Edwar menambahkan pada hari ini satu sekolah di Rupat terpaksa diliburkan, sebab kondisi udara disana sudah berada dalam level membahayakan, dengan jarak pandang hanya 100 meter.

Baca Lainnya: Kebakaran Hutan di Riau Belum Bisa Diatasi, Kenapa?

Titik api baru juga terdeteksi muncul di Kota Dumai, Pekanbaru, Rokan Hilir serta Indragiri Hilir.

“Seluruh kekuatan diupayakan semaksimal mungkin untuk menanggulangi titik-titik api di wilayah itu,” sambungnya.

CIMB NIAGA

Di sisi lain, BPBD Riau mendata setidaknya sembilan dari 12 kabupaten/kota di Riau saat ini telah dan sedang dihadapkan dengan Karhutla.

Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah yang terparah terdampak Karhutla dengan total luas kebakaran 817 hektare, dari total 1.136 hektare di seluruh Riau.

Kemudian Rokan Hilir dengan 132 hektare, Dumai 60 hektare, Indragiri Hilir 38 hektare, Siak 30 hektare, Kampar 15 hektare, Pekanbaru 21,01 hektare hingga Meranti 20,4 hektare.

Sumber: Antara

BACAAN TERKAIT