Senin, 14 Januari 2019

Harga Tiket Pesawat Akhirnya Turun, Luhut: Demi Kepentingan Publik


Finroll.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, keputusan turunnya harga tiket pesawat domestik yang belakangan heboh di masyarakat, untuk kepentingan publik.

“Kita bicara kepentingan publik, enggak boleh semau-maunya,” ujar Luhut di Jakarta, Senin (14/1).

Ia menegaskan, Pemerintah sebagai regulator memiliki kewenangan penuh untuk mengendalikan tarif penerbangan maskapai, sesuai dengan aturan tarif atas dan bawah. Sehingga maskapai tidak bisa sembarangan menentukan harga tiket pesawat.

“Kalau enggak diatur dan di regulasi ya bubar nanti kita semua,” sambungnya.

Terkait dengan batasan tarif tersebut, ia menyebut jika pemerintah tidak akan membuat pihak maskapai penerbangan mengalami kerugian. Hal ini dilakukan demi kepentingan tidak bagi konsumen, namun juga bagi maskapai agar bisa survive.

“Pemerintah harus membuat perusahaan bisa “survive” tapi ya perusahaan juga harus efisien,” imbuhnya.

Baca Lainnya: Polemik Mahalnya Tiket Pesawat , Warga Aceh Gunakan Paspor Saat Keluar Kota

Sebelumnya, warga Banda Aceh ramai membahas soal mahalnya harga tiket penerbangan dari Banda Aceh ke Jakarta. Ironisnya, harga tiket pesawat justru lebih murah jika melalui rute Aceh-Malaysia-Jakarta.

Bahkan masyarakat juga rela membuat paspor untuk pergi ke Malaysia, dan baru melanjutkan perjalanan ke Jakarta via negeri jiran tersebut.

Mendengar hal ini, Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Carriers Association/INACA) pun setuju untuk menurunkan harga tiket pesawat domestik.

Jababeka industrial Estate

“Kami berkomitmen untuk menurunkan harga tiket. Kami sejak minggu lalu, khususnya Jumat sudah menurunkan tarif harga domestik,” ujar Ketua INACA, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.

“Walaupun di tengah maskapai nasional yang ada, tapi kami lebih mendengar keluhan masyarakat tentang harga tiket,” paparnya Minggu (13/1).

Sumber: Antara

BACAAN TERKAIT