Kamis, 13 Desember 2018

Istana Tuntut Kapolda dan Pangdam Tindak Tegas Perusak Polsek Ciracas


Finroll.com – Beberapa waktu terakhir, publik dibuat geger dengan penyerangan Mapolsek Ciracas Jakarta Timur oleh sekelompok massa. Diguga, aksi ini masih ada kaitannya dengan kasus pengoroyokan seorang anggota TNI di kawasan Cibubur oleh tukang parkir.

Atas peristiwa ini, Sekretaris Kabinet Pramono Anung meminta Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Aziz agar bertindak tegas dalam mengusut kasus itu.

“Kapolda harus bersikap tegas untuk menegakan hukum bagi siapapun yang melakukan tindakan pelanggaran hukum,” ungkapnya yang dilansir dari Detikcom, Rabu (12/12).

Tidak hanya itu, Pramono juga meminta Kapolda Metro Jaya bisa berkonsolidasi dengan Pangdam Jaya, supaya seluruh pihak yang terlibat bisa ditindak tegas.

Tentu Kapolda dan Pangdam segera mengkonsolidasikan dan menegakkan hukum kepada semua yang terlibat dalam persoalan itu,” sambungnya.

Di sisi lain, Ia mengatakan jika peristiwa tersebut sudah diketahui oleh Presiden Joko Widodo. Presiden disebut Pramono terus memantau perkembangan kasusnya.

Baca Lainnya: Kronologi Perusakan Polsek Ciracas, Diduga Buntut Dari Pengeroyokan TNI

“Beliau (Jokowi) sudah tahu persoalan ini,” tegasnya.

Sebelumnya pada Rabu (12/12) dini hari, Mapolsek Ciracas Jakarta Timur dirusak dan dibakar sekelompok massa yang diperkirakan berjumlah ratusan orang. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Idham Aziz dalam dugaan awalnya menyebutkan, peristiwa ini adalah buntut dari kasus pengeroyokan seorang anggota TNI di kawasan Cibubur pada sore harinya.

“Kemungkinan analisisnya ke sana, tapi beri saya waktu untuk teman-teman Krimum (Ditkrimum) dan Kapolres bekerja. Kalau ada perkembangan yang sudah didapat, saya sampaikan,” tandasnya.

Jababeka industrial Estate

Sumber: Detik

BACAAN TERKAIT