Kamis, 21 Oktober 2021

Putra Daerah Galakkan Industri Kreatif Berbasis Kearifan Lokal


Hakrin Marbun adalah putra daerah yang lahir di Tarutung,26 Agustus 1976 anak ke 2 dari pasangan yang tercinta Bapak Jonner Marbun (+ ) dan  Ibu Dinar simanjuntak. Hakrin Marbun adalah seseorang sosok yang sangat bijaksana dan selalu memikirkan  bagaimana masyarakat maju dan berinovasi, Beliau adalah lulusan dari Teknik Sipil (SI ) di salah satu Universitas terkemuka di Ibu kota Sumatera Utara.

finroll putra daerah2

Hakrin Marbun tergerak hatinnya untuk memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas kreativitas mulai dari sifatnya produk sampai dengan keterkaitan kearifan lokal. “ Era sekarang yang serba teknologi digital, kita sekarang berada di Revolusi Industri 4.0, dan hampir semua dari berbagai kehidupan sudah harus mengikuti teknologi” ujarnya,  sekretariat Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ).

Gema Batak Nusantara ( GBN ) yang lokasinya di Jalan Letjend Jamin Ginting Padangbulan Medan Sumatera Utara, pada hari selasa tanggal 19 Oktober 2021 dengan didampingi oleh Ketua GBN Deli Serdang  Dedy Sihombing dan ketua GBN Medan Pdt. Paulus  Meha

Menurut Hakrin Marbun bila kreatif banyak peluang maka seseorang bisa survive dan bisa menjadi pemenang demikian juga dengan sebaliknya kalau tidak mengikuti teknologi maka akan tertindas dan kalah. Sama halnya dengan kearifan lokal yang bersumber dari warisan leluhur dari mulai seni budaya hingga produk unggulan daerah. “ Harus menguasai  minimal menyeimbangkan dengan kemajuan teknologi digital tersebut” tegasnya.

Hakrin Marbun meskipun sudah menjadi warga kota tetapi selalu ingat pada akar budaya, salah satu diantaranya adalah yang selalu di terapkan dan diajarkan orangtuanya adalah menyayangi yang lebih muda dan menghormati orangtua. Hal itu juga dilakukannya pada orang-orang tercintanya seperti pada istrinya Mindayana Nainggolan dan ketiga anaknya yaitu : Yosevelt Marbun, Yepsera Br Marbun dan Yevita Br Marbun. Segala aktivitas yang dilakuan selalu diserahkan semua pada Tuhan dan selalu minta doa dari orangtuanya, Hakrin Marbun selalu ingat syair lagu “ Inang “ yang dipopulerkan oleh Emilia Contessa.

Melalui GBN, Beliau bertekad memajukan daerah leluhurnya “ sesuai  makna GEMA di GBN “ dan kami bertekad menggemakan batak dengan segala cara,” itu sudah tekadnya. Hal itu juga diutarakan  Dedy sihombing, karena Beliau juga memahami bahwa dengan kehidupan zaman sekarang ini yang dekat dengan teknologi digital, kami sangat mengharapkan  kemajuan tersebut berdampak positif bagi kehidupan, seperti GBN tersebut, Ujarnya.

Dedy sihombing mengatakan bahwa Beliau Sepaham bahwa dengan adanya ide-ide kreatif yang berdampak positif bagi kehidupan. Dengan Motto GBN “ Menciptakan, Melatih dan Memberdayakan “ sesuai dengan teknologi digital.

Sumber : www.gbnnews.net

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT