Selasa, 12 Februari 2019

Kebocoran Anggaran Yang di Ucap Prabowo Diakui Mendagri Tjahjo Kumolo


Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo merespons tudingan kebocoran anggaran alias kebocoran dalam APBN sekitar Rp500 triliun.

Finroll.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengakui adanya kebocoran anggaran di era pemerintah Presiden Joko Widodo. Namun, dia menepis bocornya anggaran tersebut tidak mencapai 25 persen.

“Saya kira soal kebocoran anggaran ada dimana-mana ya. Tapi tidak mungkin, kalau sampai sebesar itu (25 persen) yang menyampaikan itu,” kata Tjahjo di Hotel Bidakara,Jakarta Selatan, Senin, (11/2).

Menurut Tjahjo, sejak tahun 2015 sampai saat ini ada kebocoran anggaran, tapi jumlahnya minim. Ia juga mengatakan bila kepala daerah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK tidak semua berkaitan dengan anggaran pemerintah.

“Tapi mulai tahun ini, mulai 2015 sampai sekarang tingkatnya kecil sekali. Jadi kalau ada kepala daerah yang OTT KPK tidak semua menyangkut masalah anggaran,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) juga mengakui adanya kebocoran anggaran negara karena korupsi, tapi tidak mencapai angka yang disebut Prabowo.

“Iya tentu (kebocoran anggaran), kalau tidak bocor kenapa banyak aparat pemerintah yang tertangkap? Pasti (bocor). Tapi kesimpulannya tidak berlebihan,” kata JK di kantor pusat PMI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (8/2/2019).

JK menyebut, bocornya anggaran terjadi karena ada pejabat hingga kepala daerah yang melakukan korupsi. Tapi JK menegaskan lagi, persentasenya tak seperti yang disebut Prabowo.

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melontarkan adanya kebocoran anggaran hingga 25 persen atau sekitar Rp 500 triliun. Itu dipicu perilaku korupsi terhadap proyek-proyek pembangunan yang nilainya digelembungkan.

Padahal, kebocoran 25 persen dari APBN itu jika digunakan dengan baik bisa untuk membangun 200 pabrik bagi produk-produk Indonesia.

“Kalau anggaran kita sudah mendekati Rp 2.020 triliun, 25 persen bocor, artinya 50 miliar dolar AS hilang. Artinya hampir Rp 500 triliun yang bocor. Bayangkan, dengan yang hilang ini kalau kita pakai untuk kesejahteraan dan perekonomian kita, apa yang bisa kita buat saudara-saudara,” kata Prabowo di acara tersebut, Sports Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2).

CIMB NIAGA

BACAAN TERKAIT