Rabu, 2 Januari 2019

15 Orang Orang Ditemukan Meninggal Dalam Longsor Cisolok Sukabumi


Finroll.com – Memasuki H+2 longsor di Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi Jawa Barat, tim sar gabungan berhasil mengevakuasi 15 jenazah yang tertimbun.

“Dari hasil kerja tim di hari kedua, jumlah korban yang ditemukan sebanyak 15 orang dengan rincian dua korban di hari pertama, dan 13 orang di hari kedua,” ujar Danrem 061/Suryakencana, Kolonel (Inf) M Hasan di lokasi, Rabu (2/1).

Ia menambahkan, kendala yang dihadapi tim evakuasi adalah hujan deras yang mengakibatkan kondisi tanah rawan longsor susulan.

Pada Senin (1/1) kemarin, proses pencarian sempat dihentikan sementara akibat hujan deras dan waktu sudah semakin larut. Untuk itu proses evakuasi korban akan dilanjutkan pada hari ini.

“Jumlah korban yang belum ditemukan sebanyak 20 orang. Diharapkan hari ini korban yang masih hilang bisa ditemukan,” imbuhnya.

Baca Lainnya: BMKG Catat Aktivitas Gempa di Indonesia Meningkat Tajam di Tahun 2018, Akibat Apa?

Sementara itu, Kapusdatin Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pencarian korban masih dilakukan secara manual karena sulitnya medan untuk ditembus tiga alat berat yang sudah di siapkan. Ini di sebabkan jalan yang sempit dan berbukit.

“Kondisi jalan yang sempit menyebabkan bantuan, baik personel SAR, logistik, ambulans, dan sebagainya terhambat. Longsor susulan juga masih terjadi meski intensitasnya kecil. Kondisi tanah rapuh, terurai, dan berlumpur menyulitkan tim SAR,” ungkap Sutopo.

Sebelumnya, longsor terjadi di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada 31 Desember 2018. Kejadian yang terjadi pada pukul 17.00 sore ini berlangsung cepat.

Saksi mata yang ada di sekitar lokasi mendengar suara gemuruh keras yang di susul longsoran material tanah lereng perbukitan, dan menimbun puluhan rumah warga.

Jababeka industrial Estate

Sumber: Berbagai sumber

BACAAN TERKAIT