Minggu, 29 Agustus 2021

Kabaharkam pantau vaksinasi massal untuk kesiapan WSBK Mandalika


Mataram (ANTARA) – Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto memantau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang digelar secara massal sebagai bagian dari kesiapan menyambut World Superbike Championship musim 2021 di Sirkuit Mandalika, Kuta, Kabupaten Lombok Tengah.

“Saya bersama rombongan dari Baharkam Polri melihat kegiatan vaksinasi massal warga yang diselenggarakan di lima polres jajaran Polda NTB,” kata Komjen Pol Arief usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Lombok Tengah, Sabtu.

Baca juga: Kemenhub pastikan manajemen lalu lintas di Mandalika sambut WSBK

Dalam kegiatan pemantauannya secara langsung maupun virtual, Komjen Pol Arief menyempatkan diri untuk berkomunikasi dengan para pejabat polres jajaran. Koordinasi terkait upaya menekan laju penyebaran COVID-19 menjadi perhatiannya.

Harapan mampu melahirkan beragam inovasi dalam mendukung upaya pemerintah menekan laju penyebaran juga menjadi pesan Komjen Pol Arief kepada para pejabat polres jajaran.

“Jadi ini (vaksinasi massal) merupakan upaya kami dari kepolisian dalam mengejar 70 persen capaian vaksinasi yang ditargetkan pemerintah dalam mendukung pelaksanaan World Superbike di Sirkuit Mandalika,” ujarnya.

Lima polres jajaran Polda NTB yang menggelar vaksinasi massal pada momentum kedatangan Kabaharkam Polri ini adalah Polresta Mataram, Polres Lombok Barat, Polres Lombok Tengah, Polres Lombok Timur, dan Polres Lombok Utara.

Dalam giat di hari ketiganya ini, Komjen Pol Arief beserta rombongan turut mengunjungi Sirkuit Mandalika. Selain meninjau langsung kesiapan infrastruktur Sirkuit Mandalika, Komjen Pol Arief turut mendengarkan pemaparan dari pengelola KEK Mandalika dalam kesiapannya menyambut ajang WSBK pada November mendatang.

Baca juga: Sirkuit Mandalika tuan rumah tes pramusim MotoGP pada Februari 2022

Baca juga: Tes pramusim MotoGP di Mandalika kehormatan besar untuk Indonesia

Jababeka industrial Estate

Pewarta: Dhimas Budi Pratama
Editor: Nurul Hayat
Sumber : ANTARA

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT