Rabu, 6 Oktober 2021

Polisi menangkap pencuri ratusan tablet di SMKN 5 Jember


…curiga ada orang dalam di SMKN 5 Jember yang melakukannya.

Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Tim Resmob Polsek Sukorambi bersama Resmob Kota 1 Polres Jember menangkap pelaku pencurian ratusan tablet di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Kabupaten Jember, Jawa Timur.

“Saat di tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan adanya kerusakan apa pun di sekitar lokasi kejadian, sehingga curiga ada orang dalam di SMKN 5 Jember yang melakukannya,” kata Kanit Reskrim Polsek Sukorambi Aipda Teguh Siswanto, di Jember, Rabu.

Menurutnya, polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait hilangnya ratusan tablet yang disimpan di sekolah itu, karena tidak ditemukan kerusakan apa pun.

“Akhirnya polisi bisa mengamankan barang bukti beserta pelaku yang diduga telah melakukan pencurian, bernama BY (34) yang merupakan karyawan honorer SMK Negeri 5 Jember saat ini masih dalam penyelidikan lebih dalam,” ujarnya pula.

Berdasarkan hasil keterangan tersangka kepada penyidik, pelaku mengambil tablet tersebut secara bertahap sejak Januari hingga awal Oktober 2021, kemudian menjualnya untuk biaya hidup dan kebutuhan sehari-hari.

Kepala Tata Usaha SMKN 5 Jember Sutikno mengatakan sekitar 378 tablet merek Advan tipe 8001 milik SMKN 5 Jember hilang. Padahal ratusan tablet ini merupakan bantuan untuk pembelajaran siswa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI tahun 2019.

“Awal itu saya curiga, tiba-tiba ada tumpukan dus tablet Advan menumpuk hingga 10 tumpukan, padahal sebelumnya tablet itu disimpan di ruang brankas sekolah,” katanya lagi.

Menurutnya, kemasan kardus tablet itu ditumpuk sampai 10 kardus, dan penumpukan yang terlalu banyak bisa menyebabkan rusak pada tumpukan yang paling bawah karena satu dus kotak berisi 10 unit.

“Saat saya cek, kardusnya kosong dan hanya tumpukan saja. Memang tablet itu belum dipakai karena siswa masih belajar dari rumah, namun ada beberapa yang dipinjam, tapi semua tercatat dengan baik,” ujarnya.

CIMB NIAGA

Ia menjelaskan satu dus berisi kurang lebih 10 tablet dan ada sekitar 80 dus yang berada di sekolah, namun yang hilang tablet di dalamnya sekitar 30 kardus, sehingga total yang dicuri sekitar 378 tablet yang hilang.

“Kami melaporkan kejadian tersebut kepada kepala sekolah dan kemudian diteruskan ke Polsek Sukorambi,” katanya pula.
Baca juga: Polisi bongkar sindikat pencuri di sekolah
Baca juga: Polda Metro bekuk pencuri spesialis gedung sekolah

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Budisantoso Budiman
Sumber : ANTARA

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT