Selasa, 9 Maret 2021

Mengenal Ayah dari Mickey Mouse, Walt Disney


Seperti yang diketahui, Walt Disney adalah rajanya kartun. Selama hidupnya, ia menciptakan ratusan tokoh kartun yang masih terkenal hingga sekarang, beberapa di antaranya adalah Mickey Mouse dan Donald Duck.

Tanpa Walt Disney, masa kecilmu mungkin tak akan menyenangkan karena tidak ada tokoh-tokoh kartun lucu yang menghibur tiap harinya.

Kamu juga tidak akan mengenal taman bermain Disneyland tanpa adanya Walt Disney. Ingin tahu lebih lanjut soal kartunis legendaris ini? Yuk disimak!

Siapakah Walt Disney?

Walt Disney memiliki nama lengkap Walter Elias Disney. Ia adalah seorang kartunis, ilustrator, dan produser kartun animasi. Ia adalah pionir film kartun animasi dan sudah eksis membuat film sejak tahun 1920an.

Nama Walt Disney akan selalu dikenal di seluruh dunia karena berkat ia, semua orang di dunia bisa bertemu dengan tokoh kartun seperti Mickey Mouse dan teman-temannya.

finroll disney

Namanya juga kini dikenal dan terpatri di taman bermain (theme park) ciptaannya, yaitu Disneyland. Taman Disneyland saat ini sudah menjamur di berbagai sudut dunia.

Meski dunia mengenangnya sebagai salah satu kartunis dan produser film animasi tersukses sepanjang masa, kisah hidup dan perjuangannya ternyata tak semudah yang dibayangkan.

Masa Kecil Walt Disney

finroll waltdisney

Walt Disney lahir pada 5 Desember 1901 di Chicago, Illinois.

Sejak kecil, ia sudah menunjukkan bakat seni yang tinggi, terutama di bidang menggambar. Masa kecilnya dihabiskan untuk menggambar lalu menjualnya ke orang-orang di sekitarnya.

Untuk mendukung bakat menggambarnya, orang tua Walt Disney, Elias dan Flora Disney, menyekolahkannya ke beberapa akademi seni.

CIMB NIAGA

Walt Disney menempuh pendidikan di Chicago Art Institute dan Kansas City Art Institute and School of Design.

Awal Karier dan Kebangkrutan

Meski berstatus sebagai kartunis dan ilustrator berbakat yang menempuh pendidikan formal di bidang sini, karier Walt Disney tidak serta-merta mulus. Ia mendirikan sebuah studio animasi bersama dengan beberapa temannya tak lama setelah lulus sekolah.

Studio animasi ini gagal total karena meski Disney menciptakan banyak tokoh kartun, tidak ada satu pun dari mereka yang laris di pasaran. Alhasil, ia harus menghadapi pengadilan karena hutang-hutangnya dan usahanya dinyatakan bangkrut. Studio ini ditutup tak lama setelah ia mengalami kebangkrutan.

Beberapa tahun setelah studio kartunnya bangkrut, ia mendapat kabar jika mantan kawan-kawannya di studio dulu mencuri kartun-kartun ciptaannya dan mengklaim hak patennya.

Hal ini hampir membuat Disney frustasi, namun ia bertekad untuk tidak menyerah dan berjanji pada diri sendiri jika ia akan menciptakan tokoh kartun yang lebih baik dari kartun-kartun lamanya dan akan membuatnya terkenal di seluruh dunia.

Determinasi inilah yang akhirnya membuat Disney bekerja keras menciptakan tokoh kartun baru.

Akhirnya, terciptalah Mickey Mouse yang merupakan versi baru dan versi lebih baik dari tokoh kartun bernama Oswald “The Lucky Rabbit” yang hak patennya dicuri oleh kawan-kawannya dulu.

finroll oswald

Jika diperhatikan, Mickey Mouse dan Oswald terlihat sama, hanya saja Oswald bertelinga lebih panjang karena ia adalah seekor kelinci.

Walt Disney yakin Mickey akan lebih sukses daripada Oswald karena Mickey diberi kepribadian yang lebih enerjik dan memiliki suara yang khas. Suara Mickey Mouse diisi oleh Walt Disney sendiri.

Disney kemudian membuat dua film kartun pendek sekaligus yang berisikan Mickey Mouse sebagai tokoh utamanya. Kedua film ini berjudul “Plane Crazy” dan “The Gallopin’ Gaucho”.

Kedua film ini masih berformat silent film (tanpa suara). Distributor film menganggap kedua film animasi ini tidak menarik dan menolak untuk menayangkannya. Walt Disney tidak menyerah. Ia bertekad untuk membuat Mickey terkenal dan ia rela membayar biaya produksi yang mahal untuk membuat film dengan suara.

finroll mickeymouse

Dalam film “Steamboat Willie” tak hanya Mickey yang berbicara, tapi juga ditambah dengan musik dan efek suara. Alhasil, film ini laris di pasaran dan langsung membuat Mickey Mouse serta Walt Disney terkenal hampir di seluruh penjuru dunia.

Masa Kejayaan dan Disneyland

Setelah sukses dengan “Steamboat Willie”, keberuntungan dan kesuksesan Walt Disney berlanjut hingga bertahun-tahun kemudian.

Di tahun 1929, ia sukses memproduksi film animasi berjudul “Silly Symphonies” yang membuat heboh dunia karena Disney memperkenalkan banyak tokoh baru, seperti Donald Duck, Minnie Mouse, Goofy, dan anjingnya Pluto.

finroll mickeytim

Setelah film tersebut, Walt Disney mulai memproduksi film animasi berwarna yang notabene masih langka di tahun 1930an. Hasil kerja keras tersebut terbayar dengan suksesnya film “Snow White and the Seven Dwarfs” atau film Putri Salju yang tayang pada akhir tahun 1937.

Film ini masih sering diputar di TV hingga hari ini dan terbilang sangat klasik namun tetap menarik.

Setelah rentetan kesuksesan dengan berbagai film kartun animasi yang sangat laris di pasaran, termasuk film “Bambi” (tayang tahun 1942), “Cinderella” (tayang tahun 1950), “Alice in Wonderland” (tayang tahun 1951), dan “Peterpan” (tayang tahun 1953), Walt Disney sudah dikenal di seluruh dunia sebagai rajanya kartun.

Ia kemudian memiliki keinginan untuk membawa kartun-kartun ciptaannya tersebut ke dunia nyata di mana anak-anak kecil bisa bertemu langsung dengan tokoh idolanya.

Ide gila ini akhirnya membuatnya merancang sebuah taman bermain berisi semua tokoh-tokoh kartun ciptaannya dan juga karakter-karakter dari film yang diproduksi.

Ia menamai taman bermain tersebut “Disneyland”. Disneyland dibangun di Anaheim, California pada awal tahun 1950an dan akhirnya dibuka untuk umum pada 17 Juli 1955.

finroll disneyland

Hingga saat ini, Disneyland masih menjadi salah satu taman bermain paling populer di dunia. Ada ratusan wahana dan permainan yang menghibur siapapun yang berkunjung ke sana, tak hanya anak-anak kecil, tapi juga orang dewasa.

Disneyland tak hanya ada di Anaheim saja, tapi juga di beberapa kota lain di Amerika Serikat. Taman bermain ini juga ada di Jepang, China, Prancis, dan negara-negara lain.

Walt Disney menghabiskan masa tua dengan bekerja keras. Ia tetap mengawasi jalannya Disneyland dan beberapa film animasi yang diproduksi oleh studionya. Ia divonis mengidap kanker paru-paru pada pertengahan tahun 1960.

Sang kartunis meninggal dunia karena penyakit tersebut pada 15 Desember 1966. Usianya saat itu 65 tahun. Ia dikremasi dan abunya disimpan di pemakaman Forest Lawn di Los Angeles, California.

(Sumber : koalahero.com)

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT