简体中文EnglishBahasa Indonesia한국어Русский

Buku tema gunung dan laut untuk perkenalkan pariwisata kepada anak

  • Bagikan
Jakarta (ANTARA) – Kemenparekraf lewat program Co-Branding Wonderful Indonesia, bekerjasama dengan perusahaan rintisan bidang teknologi edukasi kinderkloud bersama Marianne Rumantir, meluncurkan buku cerita bertema Wonderful Indonesia yang isinya bertujuan memperkenalkan pariwisata Tanah Air, Kamis.

Buku yang diluncurkan bertema gunung dan laut berjudul “Lautan Berbintang” (Starry Starry Night) dan “Menuju Puncak” (Journey to the Top), tersedia juga dalam bahasa Inggris. Buku cerita yang juga dilengkapi dengan fitur realitas berimbuh (augmented reality) tersebut diharapkan bisa menumbuhkan semangat mengeksplorasi seluruh penjuru Nusantara dan memupuk nasionalisme generasi masa depan.

“Semoga anak-anak Indonesia nanti ketika ditanya liburan mau ke mana akan menjawab mereka mau ke Indonesia,” kata Elizabeth Liman dari Kinderkloud di Jakarta, Kamis, mengenai harapannya atas buku ini.

Baca juga: Ilustrator buku anak Prancis “Little Nicolas” meninggal dunia

Elizabeth mengatakan perusahaan rintisan itu ingin mencerdaskan generasi muda dengan memanfaatkan teknologi, itulah mengapa buku yang disuguhkan juga dilengkapi dengan aplikasi berisi aktivitas penuh edukasi.

Tim Kinderkloud, lanjut dia, menggandeng Marianne Rumantir yang dianggap sebagai sosok penuh inspirasi di dunia pariwisata. Marianne ikut terlibat dalam diskusi kreatif pembuatan buku, termasuk destinasi mana yang ingin disisipkan ke dalam buku.

“Saya suka karena ini adalah personalized book, kita bisa masukkan nama anak dan dia bisa jadi karakter dalam buku, pasti itu akan menyenangkan buat anak,” ujar Marianne.

Pariwisata, lanjut dia, juga menarik untuk diangkat karena belum banyak dibuat sebagai tema untuk buku anak-anak. 

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo turut mengapresiasi peluncuran buku ini.

“Buku ini akan membawa anak-anak Indonesia menjelajahi lima Destinasi Super Prioritas yang sedang dikembangkan pemerintah, ditambah Bali yang merupakan ikon pariwisata,” ujar Angela.

Dia berharap buku ini bisa membuat anak-anak semakin mengenal, mencintai dan bangga terhadap keindahan dan keunikan destinasi pariwisata Tanah Air.

“Mari kita terus berkolaborasi dalam mengembangkan generasi penerus bangsa yang berbudaya, berwawasan luas dan memiliki nasionalisme tinggi, semua dimulai dari sebuah buku,” tutup Angela.

Baca juga: Cegah kekerasan, Kemenag sosialisasi buku panduan pesantren ramah anak

Baca juga: Gag Nikel berencana tambah kapasitas produksi jadi 4 juta wmt

Baca juga: Sekolah Don Bosco jalin kerja sama literasi dengan Finlandia

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2022

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

简体中文EnglishBahasa Indonesia한국어Русский
-->