简体中文EnglishBahasa Indonesia한국어Русский

Juri FFWI diskualifikasi pelaku kekerasan seksual dari penilaian

  • Bagikan

mereka tidak akan dinilai

Jakarta (ANTARA) – Dewan juri Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) XII menegaskan tidak akan mengikutsertakan pelaku perfilman yang melakukan kekerasan fisik, verbal, ataupun perundungan seksual di dalam proses penilaian untuk penghargaan film.

“Dewan juri sepakat tidak akan mengikutsertakan penilaian terhadap pihak-pihak yang terlibat di dalam kekerasan fisik, verbal, ataupun perundungan seksual,” kata Ketua Panitia FFWI XII Wina Armada Sukardi saat dikonfirmasi ANTARA melalui telepon di Jakarta, Jumat.

“Mereka yang terlibat di dalam film, (sebagai) person, mereka tidak akan dinilai artinya digugurkan, didiskualifikasi, dan tidak akan dinilai,” tegasnya lagi.

Wina mengatakan FFWI menolak dengan keras atas semua perilaku kekerasan dalam bentuk apapun. Menurutnya, sikap FFWI ini merupakan pesan yang jelas bahwa industri film tidak boleh melibatkan orang-orang yang melakukan kekerasan fisik, verbal, serta perundungan seksual.

“Ini adalah suatu pesan kepada industri film bahwa di kemudian hari, tidak lagi memakai personperson yang diduga melakukan kekerasan verbal, fisik, atau perundungan seksual,” katanya.

Senada, melalui keterangan resmi, Staf Panitia FFWI Tertiani ZB Simanjuntak mengatakan keputusan tersebut merupakan pesan kepada industri perfilman bahwa di masa depan hendaknya tidak menggunakan kembali orang-orang yang melakukan kekerasan dan perundungan seksual.

“Ini pelajaran berharga buat kita semua. Mereka tidak membangun industri film tapi malah merusaknya,” kata Tertiani.

Meski demikian, Wina mengatakan pihaknya juga harus adil terhadap insan perfilman yang tidak terlibat dalam tindak kekerasan walau masih dalam satu proyek film yang sama. Menurutnya, karya film merupakan hasil kerja kolektif.

“Tidak adil kalau kami juga menjatuhkan sanksi yang sama untuk semua orang hanya karena satu kesalahan orang itu. Jadi yang kami terapkan adalah personal dan proporsional,” kata Wina.

Sebagai informasi, saat ini Dewan Juri Awal FFWI XII tengah menilai 54 film pilihan yang dibagi menjadi tiga genre, terdiri dari 30 drama, 13 horor, dan 11 komedi. Film tersebut tayang di bioskop maupun OTT mulai 1 Oktober 2021 hingga 30 September 2022.

FFWI akan mengumumkan unggulan tiga genre film dan masing-masing unsurnya pada 20 Oktober mendatang. Pengumuman unggulan tersebut akan ditayangkan melalui berbagai kanal YouTube, seperti wartakotanews, budayasaya, Kemendikbud, dan seterusnya.

Baca juga: Festival Film Wartawan Indonesia 2022 seleksi 123 film

Baca juga: Daftar nominasi FFWI 2021

Baca juga: FFWI siapkan Piala Gunungan untuk para pemenang

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2022

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

简体中文EnglishBahasa Indonesia한국어Русский
-->