Sekuel waralaba besar warnai “box office” Korea Selatan

  • Bagikan
Jakarta (ANTARA) – Sekuel film dari waralaba terkenal turut menyumbang penonton terbanyak di Korea Selatan, menjadikannya salah satu tren utama di box office negara itu pada paruh pertama tahun ini, demikian menurut laporan The Korea Times dikutip pada Selasa.

Pelonggaran pembatasan sosial terkait pandemi pada pertengahan April juga dinilai turut membantu bioskop-bioskop besar mencapai penjualan tiket yang lebih tinggi untuk periode Mei dan Juni.

Menurut laporan dari Dewan Film Korea, total penjualan tiket untuk paruh pertama tahun ini adalah 452,9 miliar won (Rp5,15 triliun), 48,7 persen dari periode yang sama tahun 2019. Dibandingkan dengan enam bulan pertama tahun lalu, penjualan tiket meningkat sebesar 143 persen.

Baca juga: Sekuel “The Roundup” mulai masuk dapur produksi

Delapan dari 10 film termasuk dalam kategori rilisan terlaris di box office Kosel tahun ini. Menurut para pengamat, reboot dan sekuel memang tidak terlalu orisinal tetapi masih dianggap sebagai yang patut diperhitungkan bagi studio film.

Komedi aksi “The Roundup”, misalnya, yang merupakan sekuel “The Outlaws” (2017) menjadi film terlaris hingga saat ini dengan melampaui 12 juta penonton. Selanjutnya, ada pula “Top Gun: Maverick” atau “Top Gun 2” yang menancapkan posisi yang solid di Korsel dengan melewati angka 7 juta penonton.

“Doctor Strange in the Multiverse of Madness”, yang merupakan kelanjutan dari “Doctor Strange” (2016) berada di peringkat ketiga terlaris dengan menarik 5,8 juta penonton, diikuti oleh “Jurassic World: Dominion” yang menarik lebih dari 2,8 juta penonton bioskop.

Film horor aksi misteri “The Witch: Part 2. The Other One”, sekuel dari “The Witch: Part 1. The Subversion” (2018), juga telah melampaui 2,7 juta penjualan tiket.

Selama minggu pertama bulan Agustus, “Hansan: Rising Dragon” yang merupakan lanjutan dari “Roaring Currents”, serta “Minions: The Rise of Gru” yang merupakan lanjutan dari “Minions” (2015) juga termasuk dalam kategori film dengan penjualan tiket yang banyak di Korsel.

Walau sekuel film dapat mendorong pencapaian box office untuk melewati sebelum era pandemi, di sisi lain film-film lain, terutama film indie atau arthouse, kemungkinan tidak dapat bertahan di box office.

CJ CGV, salah satu dari jaringan bioskop utama di Korea, belum lama ini mengumumkan akan menutup Myeongdong Station Cine Library di Seoul pada Agustus. Perpustakaan ini merupakan segelintir tempat yang memutar film indie. Menurut CGV, penutupan dilakukan karena jumlah penonton segmen indie dan arthouse kurang dari yang diharapkan.

Baca juga: Film “DC League of Super-Pets” kuasai box office Amerika

Baca juga: “Alienoid”: Intensitas plot, aksi, dan komedi dalam satu layar

Baca juga: “Alienoid” & “Minions” dominasi box office Korsel akhir pekan lalu

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2022

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

-->