Kamis, 4 Maret 2021

5 Fakta Menarik Dry Ice, Jenis Es yang Bisa Menyebabkan Kematian


Dry ice sempat menjadi salah satu jajanan yang populer di Indonesia. Selain itu juga sering menjadi bahan percobaan oleh beberapa YouTuber. Bahkan baru-baru ini, penggunaan dry icepada sebuah pesta dan menyebabkan kematian. 

Sebelum mengonsumsi atau menggunakannya, sebaiknya kamu mengetahui terlebih dahulu seluk beluk dry ice. Daripada penasaran, langsung saja simak fakta-fakta dry ice berikut!

Fakta Dry Ice

Dry Ice sudah ada sejak tahun 1835

Dilansir laman UEN, seorang ahli kimia asal Prancis, Charles Thilorier mempublikasikan tentang dry ice untuk pertama kalinya. Berawal saat dirinya membuka tutup silinder besar yang berisi karbon dioksida cair. Ia mengamati bahwa sebagian besar karbon dioksida menguap dan menyisakan dry ice di dalam wadah. Selama 60 tahun berikutnya, dry ice terus diamati dan diuji oleh para ilmuwan.

Dry ice, karbon dioksida dalam bentuk padat

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa dry ice berasal dari karbon dioksida. Berbeda dari es pada umumnya yang terbuat dari air. Dilansir Woman Forum Dailydry ice diproduksi dari karbon dioksida yang didinginkan hingga berbentuk padat.

Dry ice terbuat dari karbon dioksida yang dipadatkan, sehingga tidak akan mencair melainkan menyublim ketika suhu hangat. Jadi, kamu tidak akan menjumpai dry ice yang meleleh tapi seperti kabut menakjubkan.

Sering digunakan dalam industri makanan dan hiburan

Dry ice memiliki suhu yang sangat dingin, sekitar -78,5 derajat Celsius. Suhunya yang dingin sering digunakan untuk membekukan makanan saat disimpan atau dalam pengiriman dan banyak digunakan dalam produksi minuman berkarbonasi. Penggunaan lainnya, yaitu memberikan efek seperti kabut yang biasanya digunakan dalam teater atau dunia hiburan.

Memberikan rasa asam pada makanan

Dikutip dari laman Emergency Ice, dry ice sering digunakan juga dalam proses pembekuan buah atau pembuatan es krim. Namun, karbon dioksida yang terkandung dalam dry ice jika dikombinasikan dengan air dapat menciptakan rasa asam pada makanan. Rasa asam tersebut disebabkan karena terbentuknya karbonat encer.

Dapat menyebabkan radang dingin

Salah satu bahaya yang dapat ditimbulkan oleh dry ice yaitu radang dingin dan kedinginan. Ketika radang dingin, kulitmu bisa mati rasa dan dapat cedera parah hingga permanen. Hal tersebut dapat terjadi jika melakukan kontak langsung. Sehingga perlu menggunakan sarung tangan khusus.

(Sumber : idntimes.com)

BACAAN TERKAIT