Senin, 22 Februari 2021

Apa Benar Memasak Menggunakan Minyak Canola Lebih sehat ?


Minyak canola dikatakan lebih bermanfaat bagi kesehatan karena kandungan lemak tak jenuh yang cukup tinggi di dalamnya. Hal ini diyakini bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Hidangan keluarga di Indonesia yang kebanyakan mengandung minyak dan digoreng akan membuat khususnya para ibu, yang ikut bertanggung jawab dalam mengurus kebutuhan dan kesehatan keluarga, harus memiliki pertimbangan dalam memilih minyak terbaik. Salah satu minyak yang bisa dipilih adalah minyak canola. Yuk, kenali beragam manfaat minyak canola, agar kamu semakin yakin untuk menggunakannya.

Manfaat Minyak Canola untuk Kesehatan Keluarga

Minyak canola merupakan minyak nabati yang terbuat dari biji tanaman kanola. Sama seperti minyak goreng pada umumnya, minyak canola mengandung tiga jenis lemak, yaitu lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal, dan lemak tak jenuh ganda.

Dari segi nutrisi, satu sendok minyak canola mengandung 124 kalori dan 16% vitamin E. Minyak canola juga mengandung 64% lemak tak jenuh tunggal dan 28% lemak tak jenuh ganda (omega-3 dan omega-6). Kelebihan lainnya dari minyak canola adalah kandungan lemak jenuhnya yang lebih rendah, yaitu sekitar 7%.

Menggunakan minyak canola sebagai pengganti minyak goreng dalam pengolahan makanan, disertai penggunaan bahan makanan yang sehat, dan dibarengi dengan pola hidup sehat, bisa memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan, seperti:

1. Minyak Canola Mengurangi Kolesterol Jahat

Salah satu manfaat dari minyak canola ialah mampu mengurangi kadar kolesterol jahat (low density lipoprotein/LDL) dalam darah. Hal ini karena rendahnya kadar lemak jenuh dalam minyak canola. Tidak hanya itu, kandungan lemak tak jenuh yang tinggi dalam minyak canola mampu meningkatkan kadar kolesterol baik (high density lipoprotein/HDL) dalam darah.

2. Minyak Canola Menyehatkan Jantung

Minyak canola juga baik untuk menjaga kesehatan jantung. Pasalnya, kandungan omega-3 dan omega-6 di minyak canola mampu meningkatkan kadar kolesterol baik yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

3. Minyak Canola Menjaga Gula Darah Tetap Stabil

Lemak tak jenuh yang terkandung di minyak Canola tidak hanya berguna untuk kesehatan jantung, tetapi juga dapat membantu menjaga kadar gula darah. Hal ini berarti risiko untuk terkena diabetes akan lebih kecil. Di samping itu, jika dikonsumsi secara teratur, minyak canola juga bisa meningkatkan sensitivitas insulin hingga 9%. Manfaat ini dapat dirasakan oleh orang yang kadar gula darahnya tinggi maupun yang kadar gula darahnya normal.

4. Minyak Canola Mencegah Kerusakan Sel

Vitamin E yang terkandung dalam minyak canola bermanfaat untuk mencegah kerusakan sel-sel tubuh. Hal ini karena vitamin E memiliki sifat antioksidan yang mampu mencegah kerusakan sel akibat paparan radikal bebas.

5. Minyak Canola Mengurangi Peradangan

Sebuah studi menemukan bahwa kandungan lemak tak jenuh dalam minyak canola dapat mengurangi risiko terjadinya peradangan. Dengan begitu, risiko munculnya berbagai penyakit kronis juga akan menurun.

Jababeka industrial Estate

Untuk mendapatkan manfaatnya, kamu perlu menggunakan minyak canola dengan benar. Jika tidak, kandungan nutrisi di dalamnya dapat berkurang. Saat memasak dengan minyak canola, usahakan untuk tidak melebihi dari titik asapnya (smoke point), yaitu 200 derajat Celcius.

Kamu bisa menggunakan minyak canola untuk menumis, memanggang, dan sebagai saus untuk salad. Sebisa mungkin hindari menggoreng dengan teknik deep frying, karena metode ini bisa meningkatkan kadar lemak pada makanan.

Sumber : Alodokter

BACAAN TERKAIT