Rabu, 2 Juni 2021

Kanker Prostat dan Cara Pencegahan Dini Yang Effektif


Kanker prostat adalah kanker pada pria yang berkembang di dalam kelenjar prostat, dan umumnya ditandai dengan gangguan buang air kecil. Sebagian besar penderita kanker prostat berusia di atas 65 tahun. Kanker ini tidak bersifat agresif dan berkembang secara perlahan.

Prostat adalah kelenjar kecil yang terletak di bagian dasar kandung kemih. Kelenjar ini merupakan bagian dari sistem reproduksi dan posisinya mengelilingi saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke penis. Prostat juga berfungsi sebagai penghasil semen, yaitu cairan yang dikeluarkan bersama sperma saat ejakulasi.

Menurut data WHO, kanker prostat adalah salah satu jenis kanker yang paling sering dialami oleh pria. Diperkirakan sekitar 1,3 juta pria di seluruh dunia menderita kanker prostat. Di Indonesia sendiri, kanker prostat menempati urutan ke-2 sebagai jenis kanker yang paling banyak diderita pada pria.

Penyebab kanker prostat adalah mutasi atau perubahan genetik pada sel-sel di kelenjar prostat. Namun, penyebab mutasi itu sendiri belum diketahui secara pasti. Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker prostat, antara lain:

  • Pertambahan usia
  • Menderita obesitas
  • Pola makan kurang serat, misalnya kurang asupan antioksidan seperti likopen
  • Paparan bahan kimia
  • Menderita penyakit menular seksual
  • Memiliki keluarga yang menderita kanker prostat

Kanker prostat tidak menimbulkan gejala apa pun pada tahap awal. Namun ketika kanker makin membesar atau kelenjar prostat mengalami peradangan, penderita akan merasakan gejala berupa gangguan buang air kecil.

Skrining kanker prostat dalam bentuk tes PSA dan colok dubur masih menjadi hal yang kontroversial, karena tes ini tidak dapat memberikan hasil yang spesifik. Hasil tes yang tidak akurat dapat membuat pasien menjalani pemeriksaan dan penanganan yang sebenarnya tidak perlu dan justru membahayakan.

Oleh karena itu, diskusikanlah dahulu dengan dokter mengenai perlu tidaknya Anda melakukan skrining kanker prostat melalui tes PSA. Untuk mendeteksi dan mengetahui stadium kanker prostat, dokter akan melakukan pemeriksaan USG prostat, MRI, dan biopsi prostat.

Pencegahan

Kabar baiknya, angka kematian akibat kanker prostat di negara tersebut hanya satu dari 41 kasus. Kecilnya angka tersebut karena adanya deteksi dini yang membantu efektivitas pengobatan.

Deteksi dini akan membantu menekan penyebaran sel kanker ke seluruh organ tubuh sehingga pengobatan akan membuahkan hasil yang efektif.
Agar lebih peka dengan kondisi tubuh, kita juga harus memahami gejala-gejala yang biasa dialami penderita kanke prostat.

CIMB NIAGA

Berikut adalah cara pencegahan dini yang efektif mencegah kanker prostat

1. Hindari merokok
Ada faktor-faktor risiko tertentu untuk kanker prostat, seperti usia, yang tidak dapat kita kendalikan. Namun, ada faktor lain yang bisa kita kendalikan seperti gaya hidup merokok. Penelitian telah menunjukkan bahwa merokok bisa meningkatkan risiko kanker prostat. Itu sebabnya, kita disarankan untuk menghindari merokok.

2. BioSkin Underwear For Men
Cara lainnya yang lebih mudah Anda lakukan yakni dengan menggunakan celana dalam kesehatan yang dapat memberikan terapi kesehatan bagi tubuh dan organ reproduksi.

Terbuat dari 4 bahan berkualitas yang dirancang khusus agar mampu memberi terapi medan listrik untuk kesehatan tubuh, BioSkin Underwear For Men dapat mengubah energi listrik dalam tubuh manusia menjadi energi kimia yang sangat bermanfaat, salah satunya menjaga kesehatan organ reproduksi pada pria.

Cegah kanker prostat dan masalah organ reproduksi lainnya dengan selalu menggunakan BioSkin Underwear For Men, mulai dari sekarang!

3. Diet
Jenis makanan tertentu bisa membantu mengurangi risiko kanker prostat, seperti: tomat ikan kedelai minyak yang mengandung asam lemak omega-

Selain itu, ada beberapa jenis makanan tertentu yang harus dihindari karena dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Berikut jenis makanan tersebut: susu dan produk susu lemak jenuh yang ditemukan dalam produk hewani dagung merah daging panggang.

4. Olahraga

Olahraga juga membantu menjaga berat badan. Penelitian menunjukan obesitas bisa meningkatkan berbagai risiko penyakit kronis, termasuk kanker prostat. Untuk menjaga kesehatan, sebaiknya kita berolahraga selama 30 menit setiap hari.

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT