Kamis, 7 Januari 2021

Mengidap Anxiety Disorder? Jangan Panik!


Mengidap Anxiety Disorder? Jangan Panik! 

Anxiety disorder memiliki banyak jenis dan mungkin juga dimiliki oleh setiap orang, meskipun tingkatan kecemasannya berbeda beda. Pada tingkatan kecemasan yang parah atau tidak terkendali, hal ini menjadi sebuah gangguan pada seseorang dan mempengaruhi aktivitas hariannya.
Apabila hal ini terjadi, sebaiknya Anda segera konsultasi pada dokter atau tenaga kesehatan terdekat. Kondisi ansietas yang berlebihan ini seringkali diakibatkan oleh stres yang menumpuk dan kondisi tubuh yang lelah.Berikut ini merupakan penjelasan lebih dalam mengenai anxiety disorder, agar Anda dapat memahaminya lebih jauh

Finroll Media

Pengertian Anxiety Disorder

Anxiety disorder atau gangguan kecemasan merupakan suatu keadaan dimana seseorang merasa cemas berlebihan dikarenakan suatu pemicu yang menyebabkan stres.

Gejala Anxiety Disorder

Berikut ini gejala orang dengan anxiety disorder, antara lain:

  • Mudah merasa cemas atau panik berlebihan.
  • Rasa cemas yang dirasakan bisa terbawa sampai mimpi.
  • Sering memikirkan hal hal yang traumatik.
  • Sulit fokus.
  • Sering keringat dingin.
  • Mudah mengalami sesak nafas.
  • Detak jantung sering tidak teratur.
  • Sering mengalami tegang pada otot.
  • Sering pusing dan mual mual.
  • Sering merasa kesemutan.

Penyebab Anxiety Disorder

Penyebab munculnya gangguan ansietas ini dapat disebabkan oleh adanya tekanan atau stres yang berlebihan, trauma pada suatu kejadian tertentu,
adanya phobia, penggunaan obat obatan, ketidakseimbangan kadar kimiawi dalam tubuh, perubahan struktur otak, dan lain sebagainya.
Anxiety disorder atau gangguan kecemasan ini dapat mempengaruhi kehidupan seseorang dalam menjalani aktivitas hariannya.
Orang dengan anxiety disorder mudah cemas sewaktu waktu yang ketika terjadi terus menerus dapat mengakibatkan depresi, insomnia, penarikan diri, hingga bunuh diri.


Dalam kondisi yang sudah parah, anxiety disorder dapat tiba tiba muncul tanpa sebab hanya karena pikiran dari orang tersebut memanipulasinya sendiri dengan hal hal yang menakutkan baginya.


Gangguan ini meyebabkan seseorang kehilangan kebahagiaannya dan tidak mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan sekitarnya lagi.

Berikut ini jenis jenis anxiety disorder, yaitu:

  • Obsessive- Compulsive Disorders (OCD): Ocd merupakan gangguan pikiran akibat ketakutan ketakutan yang berlebihan pada sesuatu. Misalnya orang yang terlalu takut terhadap bakteri sehingga dia berkali kali mencuci tangannya.
  • Social Anxiety Disorders: Social anxiety disorder disebut juga fobia sosial, dimana seseorang mengalami kecemasan berlebihan ketikan menghadapi orang lain atau berada dalam lingkungan sosial.
  • Post Traumatic Stress Disorder (PTSD): Orang dengan PTSD memiliki kisah traumatik pada dirinya yang begitu menakutkan dan berat seperti kasus pelecehan seksual, kematian orang yang dicintai, bencana, dan lain sebagainya. Trauma ini bersifat sulit dihilangkan dan terus membekas di pikiran orang tersebut.
  • Spesific Phobias: Gangguan fobia adalah ketakutan terhadap hal tertentu, seperti fobia ketinggian takut terhadap ketinggian, takut melihat darah, atau lainnya yang serupa. Fobia sulit dihilangkan dan harus menjalani terapi intensif terlebih dulu. Fobia berasal dari manipulasi pikiran seseorang yang berlebihan terhadap sesuatu yang menciptakan gambaran mengerikan yang mungkin membahayakan dirinya.

Cara Mudah Mengatasi Anxiety Disorder

Berikut ini adalah cara mengatasi anxiety disorder:

  1. Kenali tanda tanda anxiety

Perlu untuk diketahui, tanda tanda anxiety disorder seperti diatas. Dari tanda tanda tersebut, apakah Anda mengalami beberapa gejala yang sama? Lihat ke dalam diri Anda apakah gejala tersebut ringan, sedang atau berat. Apakah gejala tersebut sangat sering Anda alamia tau hanya sesekali. Ingat kembali, bagaimana gejala tersebut timbul, dan dalam situasi yang seperti apa.

Jababeka industrial Estate
  1. Kenali jenis anxiety

Anda juga perlu mengenali jenis jenis gangguan kecemasan untuk bisa mengklasifikasikannya. Setelah mengenali gejala kecemasan yang Anda rasakan, kira kira berada di klasifikasi jenis gangguan kecemasan yang manakah diri Anda berada? Dengan begitu Anda bisa mengenali dan mencari tahu lebih dalam lagi terkait jenis anxiety disorder tersebut dan mencari cara mengatasinya.

3. Ciptakan tata ruangan yang nyaman

Orang dengan anxiety disorder memiliki tekanan atau stres pada pikirannya. Rapikan rumah Anda, sehingga menjadi bersih dan nyaman. Buang barang barang yang mungkin tidak diperlukan lagi dan susun rapi barang barang yang masih dipakai. Dalam kondisi yang rapi, hal ini akan mengurangi beban pikiran Anda dan lebih mudah untuk mencari sesuatu sehingga tidak akan memicu kepanikan

4. Olahraga rutin

Olahraga menjadikan tubuh dan pikiran menjadi fresh dan sehat. Lakukan olahraga secara rutin, minimal 30 menit setiap hari. Olahraga membantu meregangkan dan mengencangkan otot otot tubuh Anda sehingga siap digunakan kembali untuk aktivitas. Olahraga membuat sirkulasi tubuh menjadi lebih lancar sehingga menghilangkan semua penat pada pikiran dan menghilangkan kecemasan. Lakukan olahraga yang ringan seperti jogging, berenang, atau lainnya

5. Bercerita dengan orang terdekat

Ketika Anda mengalami perasaaan cemas yang berlebihan atau pikiran yang penat, berceritalah dengan orang orang terdekat Anda seperti keluarga, sahabat, atau lainnya. Dengan bercerita, beban pikiran akan menjadi ringan dan kecemasan menjadi berkurang. Namun perlu Anda ketahui, sebaiknya hindari curhat di media sosial. Hal tersebut alih alih memberikan kedamaian bagi Anda justru akan memberikan kondisi yang lebih parah. Jadi sebaiknya curhat perasaan dilakukan pada orang terdekat secara tatap muka. Dengan begituhasilnya akan jauh lebih baik.

6. Hindari cafein berlebih

Konsumsi kafein berlebihan tidak baik untuk tubuh dan pikiran. Contoh yang mengandung kafein adalah kopi. Konsumsi kopi secara berlebihan akan memperburuk kondisi kecemasan. Kopi memiliki efek untuk menstimulasi kerja jantung lebih cepat, sehingga akan meningkatkan kecemasan. Hindari konsumsi kopi ketika pikiran Anda sedang penat.

7. Jangan terlalu banyak berfikir dan menganalisa

Beberapa orang memiliki kemampuan menganalisa dirinya maupun orang lain dan lingkungan dengan baik. Namun terlalu banyak menganalisa juga berpengaruh buruk bagi pikiran. Orang yang pandai menganalisa dan terlalu banyak berfikir, menimbulkan berbagai kecemasan. Hasil analisa yang dilakukan tidak selalu benar dan cenderung membuatnya semakin khawatir apa yang harus dia lakukan dan apakah yang dia lakukan sudah benar bagi orang lain, dan seterusnya. Sebaiknya, Anda perlu menjauhi kebiasaan ini karena hanya kaan membuat Anda merasa cemas.

8. Tidur cukup

Tidur cukup diartikan sebagai tidur yang optimal dan berkualitas. Tidur lama belum tentu berkualitas, sehingga tidur yang baik adalah yang berkualitas. Tidur berkualitas merupakan tidur dengan waktu yang cukup, dan badan terasa segar kembali setelah bangun tidur. Cara mendapatkan tidur yang berkualitas adalah jauhi smartphone atau barang elektronik lainnya sebelum tidur. Tidur tepat waktu dan bangun tepat waktu. Kekurang tidur, memberikan efek yang buruk bagi tubuh Anda seperti tubuh menjadi lesu, mudah marah, tidak mood, cemas, dan lainnya.

9. Hindari pikiran negatif

Menghindari pikiran negatif yaitu dengan menyibukkan diri. Berhenti mengarang atau menganalisa situasi, dan lakukan yang terbaik untuk diri Anda. Hindari memikirkan hal hal yang buruk karena akan menyebabkan kecemasan semakin parah. Latihlah diri dengan pikiran pikiran positif yang senantiasa memberikan semangat pada tubuh Anda.

10. Jangan telat makan

Ternyata telat makan juga berdampak pada kecemasan berlebih. Apabila telat makan dan lambung kosong, asam lambung akan meningkat. Asam lambung yang meningkat akan memunculkan gas lambung. Kondisi ini menyebabkan paru paru terasa sesak, keringat dingin, jantung berdebar, dan gangguan kecemasan kumat. Kumatnya gangguan kecemasan saat perut kosong terjadi 80%.

finroll Media

Nah, 10 cara mengatasi anxiety disorder diatas, sangat mudah untuk dilaksanakan oleh siapapun. Pilihlan cara yang paling mudah dan bisa Anda aplikasikan kapan saja. pelajari caranya, dan pahami gejala gejala yang muncul dan penyebabnya. Apabila sekiranya diri Anda merasa tertekan atau stres atau adanya gejala kecemasan, terapkan cara tersebut segera dan bebaskan pikiran Anda.

BACAAN TERKAIT