Jumat, 5 Maret 2021

Merawat Tupperware Agar Lebih Awet


Kotak Makan dan botol minum Tupperware begitu populer di kalangan masyarakat. Tutup wadahnya sangat rapat sehingga makanan dan minuman tidak akan tumpah saat dibawa bepergian. Bahan yang digunakan oleh Tupperware juga tidak menimbulkan reaksi terhadap makanan dan minuman. Model, warna, dan ukuran Tupperware pun sangat beragam.

Uniknya lagi, Tupperware memiliki garansi seumur hidup untuk produknya yang rusak. Namun, alangkah baiknya kalau kamu tetap berhati-hati saat menggunakan Tupperware. Nah, supaya tidak perlu repot mengklaim garansi tersebut,

ikuti tujuh tips merawat Tupperware kesayanganmu berikut ini!

finroll tupperware convert

Cuci Tupperware dengan lembut

Bahan Tupperware umumnya terbuat dari plastik yang kuat dan berkualitas. Meski begitu, bukan berarti kamu bisa mencuci Tupperware dengan sembarangan. Penggunaan sabut kawat akan membuat permukaan Tupperware terbaret dan cepat kusam.

Oleh karena itu, gunakanlah Spons Lembut dan sabun cuci piring untuk membersihkan Tupperware. Untuk bagian dalam botol minum pun tetap gunakan spons lembut dengan tongkat panjang, jangan gunakan sikat penggosok botol. Pastikan juga kamu membersihkan bagian putaran tutup botol dan sela-sela tutup wadah supaya bebas dari kuman.

Tupperware tidak boleh direndam terlalu lama

Untuk menghilangkan kerak sisa makanan, kamu bisa merendam Tupperware dengan air. Namun, jangan rendam Tupperware terlalu lama, ya! Tupperware yang direndam terlalu lama dapat membuat lapisan luarnya terkelupas. Percuma saja kalau keraknya hilang, tapi tampilan wadah Tupperware jadi tidak menarik lagi. Oleh karena itu, saat sedang merendam Tupperware gunakanlah timer sebagai pengingat waktu.

Tidak boleh menjemur Tupperware, gunakan lap

Sinar matahari memang ampuh untuk mengeringkan benda dan mematikan kuman maupun bakteri. Namun, hal ini tidak berlaku untuk Tupperware. Kamu tidak boleh menjemur Tupperware dalam keadaan apapun karena menjemur Tupperware hanya akan membuat warna wadahnya cepat memudar. Sebagai gantinya, kamu bisa membalikkan atau mengeringkan wadah Tupperware dengan kain microfiber setelah mencucinya.

Simpan Wadah dan Tutup Tupperware secara terpisah

Setelah Tupperware dicuci, kebanyakan orang akan menyimpan Tupperware bersama tutupnya supaya tidak mudah hilang atau tercecer. Sayangnya, cara ini kurang tepat dalam merawat Tupperware. Sebaiknya kamu menyimpan wadah dan tutup Tupperware secara terpisah.

Hal ini dikarenakan aroma makanan berpotensi menempel pada bagian dalam Tupperware. Selain itu, jika kamu menyimpan Tupperware dengan menutupnya secara kencang, kekencangan tutup wadah tersebut akan berkurang, apalagi kalau wadahnya belum benar-benar kering. Alhasil, kuman pun berpotensi berkembang biak. Oleh karena itu, mulai dari sekarang coba biasakan untuk menyimpan wadah Tupperware terpisah dari tutupnya, ya!

Jangan Sembarangan Memasukkan Tupperware ke Microwave dan Freezer

Tupperware terdiri dari beragam seri dengan keunggulannya masing-masing. Kamu perlu tahu seri apa saja yang bisa dimasukkan ke dalam microwave dan freezer. Seri Tupperware untuk memanaskan makanan di dalam microwave adalah Crystalwave. Material dari seri Tupperware ini tidak akan meleleh ataupun merusak rasa dan kualitas makanan saat dimasukkan ke dalam microwave.

Sementara itu, untuk penyimpanan di dalam freezer, gunakan seri Tupperware  Freezermate. Tupperware biasa memang bisa saja dimasukkan ke dalam freezer dan tidak membahayakan makanan, tapi tutupnya akan sulit dibuka dan jika dipaksa akan pecah. Oleh karena itu, saat ingin memasukkan Tupperware ke dalam microwave atau freezer, pastikan kamu menggunakan seri yang sesuai, ya!

Jababeka industrial Estate

Hindari Menyimpan Makanan Berwarna dan Berbau Kuat di Dalam Tupperware

Tidak seperti stainless steel, material plastik lebih mudah menyerap warna dan bau. Sebagai contoh, jika kamu menyimpan kari ayam di dalam Tupperware, maka bagian dalamnya akan berubah jadi kekuningan. Oleh karena itu, sebaiknya jangan terlalu lama menyimpan makanan yang berwarna ke dalam Tupperware. Bila perlu, bungkus dulu makanan tersebut di dalam plastik sebelum menyimpannya di dalam Tupperware.

Menyimpan makanan yang berbau menyengat di dalam Tupperware juga tidak disarankan. Pasalnya, jika memasukkan makanan berbau tajam ke dalam Tupperware, setelah dicuci pun aromanya akan tetap tinggal bahkan bisa jadi semakin bau.

Hindari Menuang Cairan Panas ke Dalam Tupperware

Produk Tupperware memang aman untuk makanan panas karena tidak menimbulkan reaksi zat tertentu. Namun, Tupperware terbuat dari plastik yang tetap saja bisa menjadi rusak jika dituangkan cairan panas secara langsung. Saat menuangkan cairan panas secara langsung ke dalamnya, wadah Tupperware akan mudah memuai dan melengkung.

Kerusakan yang diakibatkan cairan panas ini tidak termasuk untuk klaim garansi, lho! Jadi, hindari menuang makanan atau minuman panas secara langsung ke dalam Tupperware. Untuk mengakalinya, biarkan suhunya menjadi lebih hangat terlebih dahulu, baru kemudian masukkan ke dalam Tupperware.

Demikianlah tips untuk merawat Tupperware kesayanganmu. Satu hal lagi, jangan lupa untuk selalu membawa pulang kembali Tupperware yang kamu bawa ke tempat kerja atau sekolah, ya! Temukan juga beragam peralatan dapur berkualitas hanya di dekoruma.

( Sumber : dekoruma.com )

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT