Sabtu, 6 Maret 2021

Oatmeal : Menu Sarapan yang Lezat dan Sehat


Oatmeal menjadi salah satu sarapan yang direkomendasikan oleh para ahli gizi untuk mereka yang sedang ingin mengurangi berat badan atau memiliki kondisi tubuh tertentu. Hal ini dikarenakan oatmeal mengandung banyak vitamin, mineral, serat, antioksidan dan termasuk bahan makanan gluten-free.

Oatmeal terbuat dari gandum kering yang berasal dari gandum utuh. Cara mengolah oatmeal menjadi sebuah sarapan yang sehat pun sangat mudah. Kamu tinggal mencampurnya dengan air hangat atau segelas susu lalu ditambahkan dengan buah-buahan kesukaan kamu.

Sarapan menjadi salah satu asupan makanan yang penting sebelum memulai aktivitas seharian. Oleh karena itu, asupan gizi yang bagus dalam menu sarapan menjadi hal yang harus dipertimbangkan. Oatmeal mengandung lebih dari 50 nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Mulai dari karbohidrat, lemak, serat, protein, vitamin B kompleks, magnesium, kalsium, folat, fosfor, kalium, mangan, dan zat besi.

Serat dalam oatmeal pun berbeda karena beta-glutan yang efektif untuk menurunkan gula, kolesterol jahat, dan insulin di dalam darah. Kandungan antioksidan di dalam oatmeal juga menjaga jantung menjadi lebih sehat. Oatmeal bisa menjadi alternatif menu sarapan yang lezat dan sehat karena bisa dikombinasikan dengan bahan makanan lainnya. Selain lezat, oatmeal juga memiliki beragam manfaat yang bagus untuk kesehatan tubuh kita.

finroll oatmeal

Berikut Manfaat dari Oatmeal untuk Tubuhmu :

Oatmeal dapat Menurunkan Kolesterol

Penyakit jantung menjadi salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Salah satu faktor pemicunya adalah tingginya kadar kolesterol di dalam darah. Banyak penelitian yang menyebutkan kandungan serat beta-glucan di dalam oatmeal efektif untuk mengurangi sekaligus menjaga kadar kolesterol LDL di dalam darah. Beta-glutan dapat meningkatkan ekskresi empedu yang kaya kolesterol sehingga dapat mengurangi kadar kolesterol di dalam tubuh.

Selain itu, perlu diketahui juga oksidasi kolesterol LDL yang terjadi saat bereaksi dengan radikal bebas menjadi salah satu penyebab utama munculnya penyakit jantung. Oksidasi ini memicu peradangan pada jaringan arteri yang bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Sebuah penelitian melaporkan bahwa antioksidan di dalam oatmeal bisa bekerja sama dengan vitamin C untuk mencegah terjadinya oksidasi kolesterol karena terkena radikal bebas ini.

Oatmeal sebagai Antioksidan

Oatmeal diketahui mengandung polifenol yang merupakan senyawa nabati yang kaya akan avenanthramides. Avenanthramides ini berperan sebagai antioksidan yang secara eksklusif dimiliki oleh gandum. Senyawa antioksidan ini dapat memberikan beragam manfaat yang bagus untuk tubuh, mulai dari meningkatkan aliran darah, mengurangi peradangan, dan meningkatkan produksi asam nitrat yang bisa menurunkan tekanan darah.

Oatmeal dapat Membantu Penderita Diabetes

Diabetes tipe 2 merupakan penyakit umum yang dikenali melalui meningkatnya gula darah secara signifikan di dalam darah. Kondisi ini biasanya terjadi karena penurunan sensitivitas terhadap hormon insulin.

Oat dapat membantu menurunkan kadar gula darah, terutama pada pasien diabetes tipe 2. Makanan ini juga bisa meningkatkan sensitivitas insulin. Efek-efek ini terutama disebabkan oleh kemampuan beta-glucan untuk membentuk gel tebal yang menunda pengosongan lambung dan penyerapan glukosa ke dalam darah.

Jababeka industrial Estate

Oatmeal dapat Menyehatkan Pencernaan

Kandungan beta-glucan di dalam oatmeal dapat berubah menjadi lapisan berupa gel saat bereaksi dengan air. Lapisan inilah yang kemudian melapisi dinding perut dan saluran pencernaan.

Fungsi dari lapisan ini adalah sebagai bahan makanan bagi bakteri baik di dalam usus sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan mereka. Bakteri baik yang terjaga pertumbuhannya bisa membuat usus menjadi lebih sehat.

Oatemal dapat Mengurangi Risiko Asma pada Anak-anak

Asma menjadi salah satu penyakit yang sering diderita oleh anak-anak. Penyakit muncul karena adanya peradangan pada saluran pernapasan. Gejalanya mulai dari batuk-batuk, pilek, sampai kesulitan untuk bernapas. Banyak peneliti yang percaya pengenalan awal terhadap makanan padat dapat meningkatkan risiko anak kecil terkena asma dan penyakit alergi lainnya.

Namun, penelitian menyebutkan hal ini tidak berlaku pada semua makanan. Pengenalan awal terhadap oatmeal, misalnya, bisa melindungi anak-anak dari terkena risiko serangan asma. Makanan lainnya yang bisa mengurangi risiko asma pada anak-anak antara lain adalah ikan, telur, dan gandum hitam.

(Sumber: review.bukalapak.com)

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT