Minggu, 17 Januari 2021

Kesulitan Mengontrol Amarah? 11 Tips Ini Untukmu.


Pernahkah Anda terbangun di sisi ranjang yang salah? berharap dan berdoa hari akan berlalu secepat mungkin sehingga Anda dapat merangkak kembali ke bawah selimut dan menutup dunia sampai Anda benar-benar merasa lebih baik? Mungkin Anda terbangun karena PMS atau tidak bisa tidur nyenyak pada malam sebelumnya, atau mungkin Anda bertengkar dengan orang penting atau anak-anak Anda memberi Anda sikap yang tidak menyenangkan. Apapun alasannya, rasanya darah Anda mendidih perlahan dan Anda ingin mencari cara untuk keluar dari emosi Anda yang siap meluap itu dengan SEGERA demi diri sendiri dan orang di sekitar Anda.

Kesalahan dan hal tidak menyenangkan bisa kapan saja terjadi dalam hari-hari Anda seperti yang baru saja saya jelaskan, terlepas dari upaya terbaik Anda, kemarahan dan kekesalan Anda pada akhirnya dapat menular ke anak-anak, pasangan, teman, dan rekan kerja Anda, membuat semua orang merasa gelisah dan sengsara. Hal ini juga dapat menyebabkan pertengkaran yang tidak perlu dan hal-hal menyakitkan terkadang dikatakan tanpa alasan selain fakta bahwa kita sedang dalam suasana hati yang kesal dan ingin dibiarkan sendirian!

Kabar baiknya adalah Anda bisa belajar untuk menenangkan diri saat marah. Teruskan membaca sampai akhir 11 tips berikut untuk membantu Anda mendapatkan perspektif dan mengakhiri hari dengan catatan positif ketika rasanya seluruh dunia menentang Anda.

Anger Management,Behavior
photo credit : frontrangecounselingcenter.com

1. Mengambil Tanggung Jawab

Jika Anda ingin tahu cara menenangkan diri saat marah, Anda perlu mencari tahu mengapa Anda merasa kesal dan marah. Apakah karena kurang tidur di malam hari, sakit, atau perasaan cemas? Apakah Anda mencoba melakukan terlalu banyak hal sekaligus? Apakah anak Anda stres karena sesuatu yang terjadi di sekolah hari itu dan bertingkah laku yang kurang baik? Apakah pasangan Anda mengalami saat-saat stres di tempat kerja dan melampiaskannya pada Anda? Apakah Anda merasa tidak bahagia dengan diri sendiri?

Kemarahan biasanya berfungsi sebagai topeng, dan seringkali lebih mudah untuk menggunakan respon amarah daripada menghadapi ketakutan dan ketidakamanan kita yang sebenarnya, tetapi jika kita meluangkan waktu untuk mencari tahu alasan NYATA dari perasaan kita dan menghadapinya secara asertif dengan orang yang bersangkutan daripada melampiaskannya pada orang lain, akan jauh lebih baik untuk jangka panjang.

2. Menolak Dorongan Untuk Bertindak Karena Rasa Frustasi

Ya, melampiaskan adalah terapi, tetapi ketika kita terlibat dengan orang lain segera setelah sesuatu membuat kita kesal atau marah, kita cenderung mengatakan hal-hal yang tidak kita maksudkan dan emosi kita sering kali meningkat bukannya menghilang. Strategi yang jauh lebih baik untuk digunakan saat kita merasa marah adalah meluangkan waktu untuk merefleksikan perasaan kita dan menahan dorongan untuk berbicara dengan orang lain sampai kita sudah benar-benar tenang dan bisa mengendalikan emosi kita dengan lebih baik.

“Jangan membuat keputusan ketika marah, Dan jangan berjanji ketika engkau gembira, karena dua kondisi tersebut rentan tidak didasari akal sehat”

3. Bernafaslah!

Bukan rahasia lagi bahwa menarik napas dalam-dalam dapat membantu memulihkan rasa tenang saat emosi besar melanda, namun saat jantung kita berdegup kencang karena perasaan marah, napas adalah hal terjauh dari pikiran kita, perhatikan diri Anda ketika sedang marah, nafas cenderung menjadi lebih berat, sulit, dan tersengal-sengal. Jika Anda sedang mencari alat tercepat yang dapat Anda gunakan untuk membantu Anda menenangkan diri saat marah, luangkan waktu untuk berfokus pada pernapasan Anda. Tarik napas dalam-dalam dan tahan selama 4 hitungan, lalu buang napas selama 4 hitungan, dan ulangi sesering yang diperlukan agar gejala fisik kemarahan Anda mereda.

4. Bergeraklah!

Meski kedengarannya menyebalkan, olahraga benar-benar adalah solusi untuk kehidupan yang sehat dan bahagia. Tidak hanya mengurangi risiko penyakit tertentu dan membantu kita menurunkan berat badan yang tidak diinginkan, tetapi juga berkontribusi pada suasana hati yang lebih baik dan kondisi mental yang lebih sehat. Lain kali Anda merasa marah dan mudah tersinggung, pertimbangkan untuk berlari atau angkat beban sehingga Anda dapat memilah-milah emosi Anda, mengetahui akar perasaan Anda, dan merumuskan respons yang sesuai.

Tentu saja, mengeluarkan keringat yang baik tidak selalu merupakan pilihan praktis saat Anda merasa marah, tetapi berjalan-jalan di sekitar lingkungan atau naik turun tangga di kantor atau rumah Anda akan membantu menyalurkan energi besar yang siap meledak di dalam diri Anda. Menggerakkan tubuh Anda juga akan mendorong Anda untuk mengatur pola nafas secara alami sehingga Anda menjadi lebih tenang, sekaligus membantu tubuh Anda menghasilkan endorfin yang membuat Anda merasa nyaman sehingga Anda bisa keluar dari ketakutan dan ketegangan.

5. Lakukan sesuatu yang produktif

Kemarahan dapat membuat kita merasa gelisah, tegang, dan mudah tersinggung, cara mumpuni selanjutnya adalah dengan membuat diri Anda produktif, untuk mengeluarkan sebagian dari energi negatif tersebut dan dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam memulihkan perasaan Anda. Jika dengan cara menenangkan diri saat marah dan bernapas dalam-dalam serta menggerakkan tubuh tidak berhasil, putar beberapa lagu favorit Anda dan atur lemari, lipat cucian, atau masak makanan favorit Anda untuk membantu membawa diri Anda kembali ke tempat yang tenang di dalam pikiran Anda.

Jababeka industrial Estate

Orang yang kuat bukanlah orang yang banyak mengalahkan yang lain dengan kekuatannya, melainkan orang yang mampu menahan dirinya saat marah”

6. Jurnaling/Menulis

Memiliki tempat yang aman di mana Anda dapat menuliskan perasaan Anda dengan bebas sehingga Anda dapat mengekspresikan amarah Anda pada saat itu adalah teknik manajemen amarah yang bagus untuk sebagian orang, tetapi jika ada risiko anak, pasangan, atau anggota keluarga Anda yang lain mungkin membaca apa yang Anda tulis, pertimbangkan untuk menulis sesuatu yang positif untuk mencoba dan mengangkat diri Anda dari suasana hati yang buruk alih-alih terus memikirkan pikiran dan emosi negatif.

7. Milikilah Jurnal Untuk Bersyukur

Meskipun Anda bukan orang yang bisa benar-benar menuliskan perasaan Anda di atas kertas untuk dilihat seluruh dunia, Anda dapat mencoba untuk meluangkan waktu 10 menit dalam 1 hari untuk menuliskan hal apa saja yang Anda syukuri hari itu. Ini adalah alat sederhana namun ampuh yang dapat Anda gunakan untuk melatih otak Anda untuk memulai dan mengakhiri setiap hari dengan perasaan syukur sehingga Anda dapat belajar bagaimana menjadi orang yang bahagia dan positif daripada menjadi sapi yang sengsara. LOL 🙂 Dan hanya butuh 5 menit untuk menyelesaikannya! Ini membantu mengatur suasana untuk hari-hari Anda dan mendorong Anda untuk menciptakan perubahan dari dalam sementara juga mengingatkan Anda untuk menghitung berkat yang telah Anda terima dalam hidup dan menyelesaikan konflik sebelum hari itu selesai. Ini adalah salah satu alat paling ampuh yang bisa Anda gunakan untuk mengalihkan fokus dan berkonsentrasi pada hal-hal positif alih-alih negatif yang tidak memberdayakan Anda.

Anger Management,Behavior

8. Belajar Menjadi Seorang Pemaaf

Jika Anda kehilangan ketenangan dalam berhubungan dengan seseorang dan merasa bersalah atau kesal pada diri sendiri karena melampiaskan amarah Anda pada mereka, usahakan untuk mengakui tindakan Anda dan memberi tahu mereka bahwa Anda menyesal. Akui kesalahan Anda, buat rencana tentang bagaimana Anda dapat menghindari terulangnya situasi tersebut, dan kemudian bergerak maju untuk membantu diri Anda merasa lebih baik, Berlama-lama terpuruk dalam rasa bersalah tanpa melakukan apa-apa sungguh tidak ada artinya.

“Ketika kau hendak marah, maka ingatlah bahwa setiap menit kemarahanmu menghilangkan enam puluh detik kesempatanmu untuk berbahagia”

9. Berkomitmen Pada Diri Sendiri Untuk Berubah Jadi Lebih Baik

Jika Anda dapat menentukan alasan tertentu dari suasana hati yang buruk, seperti kurang tidur, jadwal yang sibuk, hubungan yang bermasalah, atau harga diri yang rendah, buat janji kepada diri sendiri bahwa Anda akan mulai membuat perubahan secepatnya untuk memperbaiki diri Anda sedniri. rasakan kendali atas emosi Anda. Tidurlah 30 menit lebih awal, belajar untuk mengatakan tidak pada komitmen yang tidak sempat Anda lakukan, prioritaskan percakapan yang sulit, berkomitmen pada makan yang lebih sehat dan rutinitas kebugaran, dan lakukan apa pun yang perlu Anda lakukan untuk mengembalikan hidup Anda ke jalur yang benar.

10. Belajar Mengatakan “Tidak” Dengan Percaya Diri

Jika Anda ingin mengetahui cara menenangkan diri saat marah, dan menyadari bahwa rasa kesal Anda berasal dari perasaan kewalahan yang terus-menerus, bantulah diri Anda sendiri dan pelajari cara mengatakan TIDAK! Sebanyak keinginan Anda untuk menjadi segalanya bagi semua orang, kenyataannya adalah bahwa Anda hanya manusia biasa dengan segala keterbatasan. Anda hanya satu orang, dan ada begitu banyak waktu dalam sehari, jadi jangan takut untuk menetapkan batasan dengan waktu Anda.

11. Berhenti Sejenak Dari Semua Aktivitas

Tip terakhir bagi Anda yang ingin tahu bagaimana menenangkan diri saat marah adalah berhenti sejenak. Terlepas dari niat terbaik kita, akan selalu ada hari-hari dimana sesuatu yang salah terjad dan Anda mendapati diri Anda merasa pemarah. Ketika ini terjadi, triknya adalah membuat amarah dan rasa tersinggung sebagai pengecualian daripada aturan, tidak menganggap hal tersebut tabu atau terlarang untuk dilakukan karena menekan rasa amarah ke dalam diri hanya akan memperburuk keadaan sendiri, ibaratkan bom waktu yang sewaktu-waktu siap untuk meledak, dan selanjutnya mempraktikkan pengampunan ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana adalah hal bijak yang dapat Anda lakukan.

Neil Cavuto pernah berkata, ‘Tidak ada yang salah atau jahat tentang mengalami hari yang buruk. Yang salah adalah membuat orang lain harus ikut mengalaminya… karena Anda. “

Membuat Anda berhenti dan berpikir, bukan?

Semoga tips dan ide ini menginspirasi Anda untuk mencari cara bagaimana menenangkan diri saat marah. Ingatlah untuk mengetahui akar perasaan Anda, untuk menahan dorongan untuk melampiaskan rasa frustrasi Anda dan terlibat dalam pernapasan dalam atau aktivitas fisik sebagai gantinya, meminta maaf jika Anda telah memperlakukan seseorang dengan buruk, dan untuk membuat dan berkomitmen pada rencana untuk menangani hal-hal tersebut yang menyebabkan Anda merasa kewalahan dan frustrasi.

Sumber : Meraki Lane

Alih Bahasa : Gita reikianna

BACAAN TERKAIT