Sabtu, 23 Oktober 2021

Demi efektivitas komunikasi, Perbasi berencana terapkan perayonan


Indonesia ini kan besar, jadi nantinya akan kami bagi-bagi per wilayah

Bogor (ANTARA) – PP Perbasi berencana menerapkan perayonan untuk meningkatkan efektivitas komunikasi antara pengurus pusat hingga pengurus cabang tingkat kabupaten/kota.

Menurut Sekretaris Jenderal PP Perbasi Nirmala Dewi restrukturasi itu berbarengan dengan program kerja baru Basket Indonesia Bergerak yang akan digalakkan untuk memicu kompetisi tingkat kabupaten/kota.

“Kami akan mengubah sedikit struktur di kepengurusan ini, dibagi per wilayah, supaya komunikasi dengan pengurus cabang juga baik,” kata Nirmala ditemui di sela-sela Rapat Pleno PP Perbasi di Robinson Cisarua Resort, Bogor, Sabtu.

“Karena sekarang kita semua tahu Indonesia ini kan besar, jadi nantinya akan kami bagi-bagi per wilayah,” ujarnya menambahkan.

Perbasi masih memfinalisasi rencana perayonan tersebut, tetapi Ketua Umum Danny Kosasih secara umum menggambarkan setidaknya akan ada tujuh rayon se-Indonesia.

“Sumatera kami bagi dua, satu untuk di bagian atas meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat. Kemudian yang Sumatera bagian bawah sendiri,” kata Danny.

Baca juga: Perbasi berencana gelar kejuaraan nasional setelah PON Papua

Selanjutnya wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur akan dibagi ke dalam dua rayon.

Sementara Kalimantan dan Sulawesi masing-masing menjadi satu rayon, sedangkan Papua dan Maluku tergabung dalam rayon yang sama.

CIMB NIAGA

“Jad nantinya mereka tanpa perlu ikut kejurnas, di regional harus sering diadakan pertandingan, untuk membuat ongkos lebih murah,” ujarnya.

“Kami berpikir bagaimana konstruksi detilnya supaya memperbanyak pertandingan dengan biaya seminim mungkin,” kata Danny menambahkan.

Program Basket Indonesia Bergerak sendiri masih dirumuskan lebih jauh oleh Perbasi dengan target bisa diselenggarakan di 80 kabupaten/kota untuk meningkatkan sedikitnya jam terbang pertandingan 12 ribu pemain, dengan asumsi di tiap kabupaten/kota diikuti 10 tim dan tiap tim terdapat 12-15 pemain.

Baca juga: Basket Indonesia Bergerak, program baru Perbasi picu kompetisi daerah
Baca juga: Gelar rapat pleno, PP Perbasi bahas timnas hingga HUT ke-70
Baca juga: Ketum Perbasi tak pusingkan sanksi WADA, yakin bisa diselesaikan

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar

mood_bad
  • Belum ada komentar.
  • Tambahkan komentar

    BACAAN TERKAIT