Petuah Jurgen Klopp di Ruang Ganti Selamatkan Liverpool dari Kekalahan Saat Meladeni West Ham

  • Bagikan
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp berselebrasi usai pertandingan melawan Everton pada lanjutan Liga Inggris di Anfield Stadium (2/11). Liverpool menang atas Everton 1-0 berkat gol di detik-detik pertandingan lewat gol Divock Origi. (AP Photo/Jon Super)

Finroll.com, Jakarta  – Sempat tertinggal, Liverpool akhirnya sukses keluar sebagai pemenang dalam laga kontra West Ham yang digelar di Anfield pada Selasa (25/2/2020) dini hari WIB. Dan sang pelatih, Jurgen Klopp, memiliki andil besar dalam kesuksesan tersebut.

Pertandingan pekan ke-27 Premier League itu berlangsung dengan sengit. Liverpool yang bertindak selaku tuan rumah pada saat itu langsung mencetak gol melalui aksi Georginio Wijnaldum pada menit ke-9.

Sayang keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Mereka kebobolan gol Issa Diop tiga menit setelahnya. Dan setelah jeda, West Ham kembali mencetak gol melalui aksi Pablo Fornals dan membuat skor berubah jadi 2-1.

Untungnya Liverpool punya Mohamed Salah dan Sadio Mane. Kedua penyerang tersebut mencetak gol masing-masing pada menit ke-68 dan 81 hingga membuat skor berubah jadi 3-2.

Saat kedudukan masih imbang, Klopp sempat menggelar diskusi dengan para pemainnya guna mencari cara untuk mengatasi permainan West Ham. Terutama dalam hal penguasaan bola.

“West Ham tahu cara agar bisa bertahan di permainan, bola kedua dan bola mati, keduanya tak begitu bagus (dari kami) pada malam ini,” ujar Klopp dikutip dari Liverpool Echo.

Mengubah Formasi Secara Darurat

Pemain Liverpool merayakan gol yang dicetak oleh Georginio Wijnaldum ke gawang West Ham United pada laga Premier League di Stadion Anfield, Inggris, Selasa (25/2/2020). Liverpool menang dengan skor 3-2. (AP/Jon Super)

Kehilangan bola pertama masih mungkin karena (Michail) Antonio dan setelahnya (Sebastian) Haller terlalu bagus, anda tidak bisa memenangkan bola sama sekali,” lanjutnya.

“Tapi bola kedua, kami harus lebih baik. Formasinya tidak begitu bagus. Kami menunjukkannya kepada anak-anak di babak kedua. West Ham sangat bagus dalam eksekusi bola mati, kami tidak begitu jelas dalam situasi itu. Begitulah cara mereka mencetak gol pertama,” tambahnya.

Klopp berkata, kalau timnya mengalami masalah lain yakni penyelesaian akhir. Itu memaksa dirinya untuk mengubah formasi agar bisa mendapatkan gol kedua dan ketiga.

“Kami mencoba untuk mengubahnya di jeda babak pertama dengan formasi yang berbeda. Kami menunjukkannya ke mereka dua situasi sepak bola yang sangat bagus, di mana kami berada dan di sekitar bola dan melakukan apa yang seharusnya, bermain mudah dan cepat,” pungkasnya.

Pada akhirnya, Liverpool menang. Ini adalah kemenangan ke-26 Liverpool pada musim ini. Mereka hanya butuh empat kemenangan lagi untuk mengunci gelar Premier League di musim ini.

 

Sumber asli: Liverpool Echo

(bola.com)

  • Bagikan
-->